Benarkah Akar Bajakah Bisa Jadi Obat Kanker? Ini Respons Peneliti FKUI

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 07:15 WIB
Benarkah Akar Bajakah Bisa Jadi Obat Kanker? Ini Respons Peneliti FKUI
Ilustrasi obat kanker payudara. (Redorbit.com/Thinkstoc)

Suara.com - Benarkah Akar Bajakah Bisa Jadi Obat Kanker? Ini Respons Peneliti FKUI

Penggunaan akar bajakah sebagai ramuan penyembuh kanker payudara memberikan harapan baru. Akankah ada obat kanker payudara yang bisa dihasilkan dan dibuat dari tanaman asli Indonesia?

Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG, MPH, Wakil Direktur Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, menyebut di sinilah peran peneliti dibutuhkan. Sebabnya untuk membuat akar bajakah sebagai obat, diperlukan serangkaian tes dan penelitian.

"Di dalam akar bajakah zat-zat yang memiliki potensi sebagai obat, jumlahnya sangat besar. Kita tidak tahu zat yang mana yang berpotensi memberikan efek pengobatan," tutur lelaki yang akrab disapa Prof Iko ini, dalam temu media, baru-baru ini.

Menurut Prof Iko, pengertian obat adalah zat aktif yang sudah dibuktikan secara ilmiah memberikan dampak pengobatan. Sehingga air rebusan akar bajakah yang dikonsumsi tidak bisa disebut sebagai obat.

Penggunaan tanaman atau bagian dari tanaman, baik itu daun, akar, ataupun batang, yang digunakan secara utuh atau diminum air rebusannya, lebih tepat disebut sebagai jamu.

"Kalau kita makan bajakahnya saja, tanpa di ekstrak, tanpa purifikasi, itu namanya jamu," terangnya lagi.

Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG(K), MPH, Wakil Direktur IMERI FKUI, bicara soal penelitian akar bajakah untuk obat kanker payudara. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)
Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG(K), MPH, Wakil Direktur IMERI FKUI, bicara soal penelitian akar bajakah untuk obat kanker payudara. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)

Ada macam-macam teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk mencari tahu zat mana yang bermanfaat sebagai obat. Dari ratusan hingga ribuan zat aktif yang ada, akan dicari satu zat yang disebut compound, yang nantinya dikembangkan sebagai obat.

baca juga

"Nah prosesnya itu namanya penelitian. Jadi setelah ditemukan zatnya, dites lagi di laboratorium soal dosis. Diujikan ke binatang, uji klinis ke manusia, baru bisa dikomersilkan sebagi obat," urai Prof Iko lagi.

Peran Technology Transfer Office untuk Penelitian di Indonesia

Lalu, apa yang bisa dilakukan agar temuan dua siswa asal Palangka Raya soal akar bajakah ini bisa dimanfaatkan dalam skala besar sebagai obat?

Salah satu calon rektor Universitas Indonesia ini menyebut, perlu adanya peran dari Technology Transfer Office (TTO). TTO akan berperan sebagai jembatan antara peneliti dengan industri agar penelitian asli dari Indonesia tidak sekadar menjadi disertasi atau tesis.

Untuk penelitian akar bajakah sebagai obat kanker payudara, Prof Iko menyebut IMERI FKUI siap untuk membina dua siswi tersebut, agar penemuan awal mereka bisa dikembangkan dengan tepat.

Sebabnya, sulit bagi mereka untuk bisa melanjutkan penelitian tentang akar bajakah tanpa bantuan sumber daya dari luar. Terutama pada fase uji klinis kepada hewan dan manusia, yang menjadi syarat suatu obat untuk diproduksi dan dikomersilkan secara massal.

"Sekali lagi, pengujian klinis ini bukan IMERI yang melakukan, tetapi melalui jembatan (TTO) ini diharapkan bisa membantu menemukan industri swasta bidang kesehatan, terutama perusahaan farmasi dan rumah sakit yang sesuai dengan penelitian mereka, untuk melanjutkan fase-fase uji klinis berikutnya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sembuhkan Kanker Payudara, Jokowi Kepincut 2 Siswi Penemu Ramuan Bajakah

Sembuhkan Kanker Payudara, Jokowi Kepincut 2 Siswi Penemu Ramuan Bajakah

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 21:33 WIB

Optimis Kurangi Impor, Menkes Apresiasi Produsen Obat Kanker Lokal

Optimis Kurangi Impor, Menkes Apresiasi Produsen Obat Kanker Lokal

Health | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 05:16 WIB

Ampuh dan Minim Efek Samping, Obat Kanker Atezolizumab Ditanggung BPJS?

Ampuh dan Minim Efek Samping, Obat Kanker Atezolizumab Ditanggung BPJS?

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 17:58 WIB

Terkini

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Bogor | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:14 WIB

×