Heboh ART Cipayung Digigit Anjing, Hati-Hati Bahaya Penyakitnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 03 September 2019 | 18:05 WIB
Heboh ART Cipayung Digigit Anjing, Hati-Hati Bahaya Penyakitnya!
Ilustrasi bahaya digigit anjing. (Pixabay/kameriki)

Suara.com - Kabar tewasnya seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Yayan (35) akibat digigit anjing jenis Belgian Malinois tengah ramai diperbincangkan. Anjing tersebut milik majikannya yang diketahui seorang presenter My Trip My Adventure, Bimo Aryo.

Terkait kasus tersebut, Bimo Aryo mengaku belum mengetahui kronologi jelasnya. Sebab, Bimo sibuk mengurus pernikahannya ketika kejadian.

"Yang pasti ini tragedi buat kita semua. Saya juga belum tahu informasinya," kata Bimo Aryo, seperti dikutip dari Antara, Selasa (3/9/2019).

Sebelumnya, Bimo memang pernah mengatakan anjing Belgian Malinois miliknya tergolong sensitif. Bahkan, Bimo pernah digigit anjingnya sendiri hingga mengalami luka di bagian dada.

"Pada saat Sparta masih kecil, kalau dia gigit-gigit tangan, hidungnya gue pencet. Biasanya anjing-anjing gue sebelumnya, akan nangis sedikit dan berhenti. Tapi Sparta malah makin marah, akhirnya dia gigit dada gue sampai bolong," tutur Bima dalam channel The Golden Family miliknya, pada November 2018 lalu.

Bimo Aryo. (Instagram/@bimaaryo)
Bimo Aryo. (Instagram/@bimaaryo)

Melansir dari CDC, gigitan anjing tidak hanya menyebabkan luka cedera tetapi juga bisa menyebarkan kuman. Lebih dari 60 jenis bakteri telah ditemukan di mulut anjing dan ada kemungkinan hingga 18 persen gigitan anjing terinfeksi bakteri.

Berikut ini penyakit yang mungkin saja diderita jika Anda digigit anjing.

1. Rabies

Rabies adalah virus yang mempengaruhi otak dan hampir selalu berakibat fatal begitu gejala muncul. Virus rabies paling umum menyebar melalui gigitan dan air liur hewan yang terinfeksi. Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi anjing.

baca juga

2. Bakteri Capnocytophaga

Bakteri ini berasal dari mulut anjing dan kucing tetapi tidak membuat mereka sakit. Bakteri ini bisa menyebar atau menular ke manusia melalui gigitan dan goresan anjing atau kucing.

(Shutterstock)
Ilustrasi anjing. (Shutterstock)

3. Pasteurella

Pasteurella umumnya menyebabkan infeksi merah yang menyakitkan di tempat gigitan. Namun, itu juga dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius pada orang dengan sistem kekebalan melemah. Beberapa kasus bisa menimbulkan kelenjar bengkak, kesulitan bergerak, hingga pembengkakan pada sendi.

4. MRSA

Infeksi bakteri ini bisa menyebabkan infeksi kulit, paru-paru, dan saluran kemih pada manusia. Pada beberapa orang, MRSA dapat menyebar ke aliran darah atau paru-paru dan menyebabkan infeksi yang mengancam jiwa.

5. Tetanus

Racun ini menyebabkan kelumpuhan kaku pada orang dan bisa menjadi masalah pada luka gigitan dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anjing Pembunuh PRT Yayan Pernah Lepas ke Lingkungan Masjid Cipayung

Anjing Pembunuh PRT Yayan Pernah Lepas ke Lingkungan Masjid Cipayung

News | Selasa, 03 September 2019 | 14:56 WIB

Trik Unik Bandara Aberdeen Atasi Penumpang yang Takut Naik Pesawat

Trik Unik Bandara Aberdeen Atasi Penumpang yang Takut Naik Pesawat

Lifestyle | Selasa, 03 September 2019 | 16:15 WIB

Bocah 12 Tahun di Manggarai Tewas Usai Digigit Anjing Rabies

Bocah 12 Tahun di Manggarai Tewas Usai Digigit Anjing Rabies

News | Selasa, 03 September 2019 | 14:01 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×