BPOM : Kemasan Styrofoam Tidak Berbahaya Untuk Kesehatan, Tapi...

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 18 September 2019 | 15:52 WIB
BPOM : Kemasan Styrofoam Tidak Berbahaya Untuk Kesehatan, Tapi...
Ilustrasi kemasan makanan styrofoam. (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM Indonesia, Dra. Sutanti Siti Namtini Apt., Ph.D, memastikan kemasan makanan polistirena busa atau yang lebih dikenal styrofoam adalah kemasan yang aman.

Hal ini dibuktikan BPOM melalui pengujian yang telah dilakukan BPOM pada tahun 2009 terhadap 17 sampel kemasan styrofoam. Hasilnya, styrofoam yang beredar di pasaran, aman digunakan selama tidak melebihi batas maksimum yakni 1000 ppm.

Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM Indonesia, Dra. Sutanti Siti Namtini  Apt., Ph.D, dalam acara 'Yok Yok Ayok Daur Ulang' Trinseo, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Direktur Standardisasi Pangan Olahan BPOM Indonesia, Dra. Sutanti Siti Namtini Apt., Ph.D, dalam acara 'Yok Yok Ayok Daur Ulang' Trinseo, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Dalam 17 kemasan tersebut ditemukan bahwa residu stiren masih dalam angka yang sangat aman, yakni 10-43 ppm. Angka ini jauh di bawah level berbahaya untuk residu kemasan makanan, di mana batas aman adalah 1000 ppm sesuai dengan Peraturan Badan POM No. 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan yang telah ditetapkan pada tanggal 26 Juli 2019 ," ujar Sutanti dalam acara 'Yok Yok Ayok Daur Ulang' Trinseo, Kemasan Group di Hotel Ayana, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

Sutanti tidak menampik jika ada beberapa bahan yang dilarang untuk digunakan sebagai kemasan. Seperti adanya stiren yang biasanya digunakan untuk mengemas bahan elektronik seperti televisi, lemari es, hingga speaker. 

"Kami membuat peraturan, jadi ada beberapa materi yang dilarang ada batas tertentu yang diperbolehkan, termasuk styrofoam itu dikhawatirkan dari masyarakat pelepasan stiren. Tapi di pasaran yang ada (setelah diuji) relatif aman," ungkapnya.

Alih-alih jadi sumber masalah kesehatan, diakuinya bahwa styrofoam menjadi sampah yang sulit terurai oleh alam atau menggunakan mikroba. Hal ini yang kemudian memicu berbagai negara melarang penggunaan styrofoam karena sampahnya yang menumpuk, bukan karena faktor kesehatan. Oleh karena itu, perlu solusi cara mendaur ulang.

"Beberapa negara melarang kebijakan penggunaan ini terkait dengan isu lingkungan, objek daur ulang sangat membantu di dalam pemanfaatan styrofoam. Jadi, alternatif terbaik untuk kemasan, sisi kesehatan tidak ada negara yang melarang penggunaan styrofoam," timpal Hanggara Sukandar, Presiden Direktor PT Trinseo Materials Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkut 100 Ton Sampah Plastik, Ibu Ini Daur Ulang Jadi Tas Tangan Cantik

Angkut 100 Ton Sampah Plastik, Ibu Ini Daur Ulang Jadi Tas Tangan Cantik

Lifestyle | Selasa, 17 September 2019 | 12:41 WIB

Plastik Kemasan Minuman Bantu Pertumbuhan Industri Kuliner

Plastik Kemasan Minuman Bantu Pertumbuhan Industri Kuliner

Lifestyle | Rabu, 04 September 2019 | 05:00 WIB

Jangan Anggap Tak Berguna, Sampah Plastik Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup

Jangan Anggap Tak Berguna, Sampah Plastik Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup

Lifestyle | Selasa, 03 September 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

×