Cara Tepat Memilih Air untuk Larutkan Susu dan MPASI si Kecil

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Selasa, 24 September 2019 | 07:30 WIB
Cara Tepat Memilih Air untuk Larutkan Susu dan MPASI si Kecil
Cara Tepat Memilih Air untuk Larutkan Susu dan MPASI si Kecil [shutterstock]

Suara.com - Cara Tepat Memilih Air untuk Larutkan Susu dan MPASI si Kecil

Pemilihan air yang tepat untuk si kecil sebagai pelarut susu atau makanan pendamping ASI sangatlah penting. Diharapkan, air yang terjaga kemurnian dan kealamiannya mampu melindungi nutrisi makanan anak dengan tidak mengubah komposisi susu dan makanan pendamping ASInya.

Selama ini kata Helly Oktaviana, Senior Group Business Unit Head For Kids Nutrition, banyak orangtua menganggap, menyiapkan susu atau makanan pendamping ASI dengan air (baik AMDK maupun air pipa) dalam keadaaan panas mendidih sudah cukup aman.

"Asumsinya, air panas mendidih mampu membunuh kuman, virus dan bakteri. Padahal, air panas mendidih yang dipanaskan terlalu lama, juga bisa meningkatkan kandungan mineral dalam air," lanjut dia berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima, Senin (23/9/2019).

Berdasarkan panduan WHO tahun 2005 mengenai Nutrients in Drinking Water, kandungan mineral yang tinggi untuk melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, secara signifikan justru dapat mengubah dan menambahkan kandungan mineral pada susu atau makanan pendamping ASI. 

Karenanya, Dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical Kalbe Nutritionals menjelaskan, dalam konteks melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, air demineral atau bebas mineral adalah air yang ideal digunakan sebagai pelarut susu atau makanan pendamping ASI.

"Ini dikarenakan air demineral tidak akan mengubah kemurnian nutrisi yang terkandung dalam komposisinya. Sebalikmya, melarutkan susu atau makanan pendamping ASI dengan air mineral, berpotensi meningkatkan kandungan mineralnya sehingga komposisi nutrisinya menjadi tidak sama lagi atau berubah," jelas dia dalam siaran pers yang suara.com terima.

Dalam konteks air minum sehari-hari, kata Dr. Muliaman, air demineral atau bebas mineral sangat aman karena sebenarnya berbagai kandungan mineral yang dibutuhkan tubuh, juga dapat kita peroleh dari makanan yang kita konsumsi.

Inilah yang membuat kebutuhan air khusus untuk melarutkan susu atau makanan pendamping ASI yang aman bagi bayi, dikatakan cukup besar. Hal ini diungkap oleh data Nielsen dari survei Brand Health Tracking mengenai Formula Bayi dan Formula Lanjutan (IFFO) tahun 2015 lalu. 

baca juga
ilustrasi MPASI [shutterstock]

Dalam data tersebut 46 persen responden menyatakan mereka membutuhkan air khusus untuk melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, dimana 65 persen di antaranya menyatakan bahwa bayi memerlukan air minum yang lebih natural dan alami. 

Selain alasan tersebut, alasan lainnya adalah karena pencernaan bayi masih lemah (32 persen) dan air minum memiliki peran penting untuk membantu tumbuh kembang bayi (30 persen). 

Memahami kebutuhan tersebut, Kalbe Nutritionals dan Morinaga Research Center Jepang berinovasi menciptakan Morinaga Heiko+ Water. Produk terbaru ini merupakan air murni yang bebas mineral dan bakteri, steril dan higienis diproses melalui delapan tahapan proses untuk menghasilkan kualitas air murni terbaik. 
 
Sebagai air murni dan steril, Morinaga Heiko+ Water, dapat melindungi nutrisi makanan anak dengan tidak merubah komposisi serta mudah melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, dengan jaminan kualitas. Disamping itu juga praktis untuk dibawa bepergian atau liburan bersama keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Posisi Bayi Ayu Dewi Sungsang, Coba Lakukan 3 Latihan Fisik Ini!

Posisi Bayi Ayu Dewi Sungsang, Coba Lakukan 3 Latihan Fisik Ini!

Health | Senin, 23 September 2019 | 09:47 WIB

5 Cara Haluskan Telapak Tangan yang Kasar Kembali Seperti Kulit Bayi

5 Cara Haluskan Telapak Tangan yang Kasar Kembali Seperti Kulit Bayi

Lifestyle | Jum'at, 20 September 2019 | 20:18 WIB

Inilah Deretan Mitos Ibu Hamil dan Bayi, Anda Percaya atau Tidak?

Inilah Deretan Mitos Ibu Hamil dan Bayi, Anda Percaya atau Tidak?

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 08:35 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×