Hepatitis A Serang Siswa SMP di Depok, Waspada Keamanan Jajanan Sekolah

Vania Rossa, Risna Halidi

Selasa, 26 November 2019 | 16:12 WIB
Hepatitis A Serang Siswa SMP di Depok, Waspada Keamanan Jajanan Sekolah
Kenali penyebab dan cara pengobatan Hepatitis A. (shutterstock)

Suara.com - Hepatitis A kembali merebak, kali ini terjadi di kota Depok, Jawa Barat. Puluhan siswa SMPN 20 Depok dan beberapa guru serta karyawan dinyatakan tertular oleh infeksi virus hepatitis A yang ada pada makanan dan minuman.

"Miris memang kalau sumber penularan ada di sekolah atau seputar sekolah. Food safety memang masalah utama, baik di sekolah-sekolah maupun di masyarakat kita," kata akademisi dan praktisi kesehatan, Prof. Dr. Ari F Syam SpPD-KGEH dalam rilis yang dibagikan ke media.

Prof. Ari juga menyinggung mengenai keamanan pangan yang disajikan. Untuk mencuci bekas makan piring dan sendok, kata Prof. Ari, pedagang hanya menggunakan dua ember dan lap yang dipakai berulang-ulang.

Untuk itu, lanjutnya, perlu adanya pengawasan terus menerus dengan melibatkan semua pihak, khususnya pihak sekolah dan juga siswa melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Apa itu Hepatitis A?

Menurut Prof. Ari, hepatitis A adalah infeksi organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A dan ditularkan melalui makanan atau minuman atau melalui kontak langsung. Selain itu, hubungan seksual juga bisa menjadi penyebab tertular hepatitis A melalui seksual secara anal atau oral.

"Virus ini terdapat pada feses pasien yang terinfeksi, oleh karena itu makanan dan minuman menjadi media utama penyebab penularan infeksi ini," katanya lagi.

Pasien dengan hepatitis A, biasanya datang sudah dalam kondisi kuning dan BAK berwarna seperti air teh. "Gejala yang timbul bisa ringan sampai berat bahkan jika terjadi hepatitis fulminan akibat virus hepatitis A ini dapat menyebabkan kematian."

Pasien biasanya mengalami demam seperti orang yang mengalami gejala flu, sakit badan, mual dan kadang disertai muntah, nafsu makan menurun dan lemas. Pasien juga merasakan nyeri di perut kanan atas karena virus hepatitis A biasanya meradang menyerang liver.

baca juga

Pemeriksaan laboratorium akan menunjukkan peningkatan kadar bilirubin dan peningkatan tinggi dari SGOT dan SGPT. Penyakit ini bisa sembuh total bila pasien melakukan istirahat total.

"Obat-obat yang diberikan sifatnya hanya menghilangkan gejala yang muncul misal, jika diare diberikan obat anti diare, kalau mual diberikan anti mual, jika demam diberikan obat anti demam, jika lemas diberikan vitamin dan asupan makannya diperhaikan. Obat suplemen hati kadang kala diberikan untuk mengurangi peradangan hati yang terjadi."

Tambah Prof. Ari, pasien tidak perlu diisolasi dan tidak boleh tidur sekamar dengan orang sehat.

Beberapa pencegahan bisa dilakukan adalah dengan hidup sehat, makan teratur dan cukup gizi, istirahat cukup, dan banyak mengonsumsi buah serta sayur-sayuran. "Cuci tangan pakai sabun yang rutin, sebelum dan sesudah makan dan setelah keluar dari toilet, apalagi penyakit ini tertular melalui makanan dan minuman. Khusus untuk yang mengurus orang sakit dengan hepatitis A, harus menjaga daya tahan tubuhnya dengan baik, kalau perlu dengan mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLB Parsial, Sebanyak 51 Siswa SMPN 20 Depok Positif Hepatitis A

KLB Parsial, Sebanyak 51 Siswa SMPN 20 Depok Positif Hepatitis A

Health | Selasa, 26 November 2019 | 11:51 WIB

Kasus Hepatitis A di Depok, Kadinkes Periksa Jajanan di Sekitar SMPN 20

Kasus Hepatitis A di Depok, Kadinkes Periksa Jajanan di Sekitar SMPN 20

Health | Kamis, 21 November 2019 | 16:29 WIB

Wabah Hepatitis A Terjadi di SMPN 20 Depok, Bagaimana Pengobatannya?

Wabah Hepatitis A Terjadi di SMPN 20 Depok, Bagaimana Pengobatannya?

Health | Kamis, 21 November 2019 | 16:47 WIB

Terkini

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

×