Ria Irawan Jalani Perawatan Paliatif, Apa Fungsi dan Manfaatnya?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 27 November 2019 | 16:05 WIB
Ria Irawan Jalani Perawatan Paliatif, Apa Fungsi dan Manfaatnya?
Ria Irawan kembali dirawat di RSCM karena menderita kanker dan tumor. [Instagram]

Suara.com - Ria Irawan saat ini tengah berjuang dengan kanker kelenjar getah bening. Melalui unggahannya di Instagram, diketahui aktris senior ini sudah menjalani terapi sinar radiasi untuk yang ketiga kalinya.

"Sinar ke 3. Penjelasan langsung dari dokter Ina, semoga semua yg sedang menjalankan paliatif sinar tetap semangat menyelesaikan pengobatan," tulis Ria Irawan dalam keterangan unggahan video.

Dalam video pun terdengar penjelasan sang dokter tentang tujuan terapi sinar paliatif tersebut.

"Jadi ini ceritanya ibu Ria mau diradiasi yang ke-3 kalinya dengan dosis paliatif untuk mengurangi keluhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Jadi yang ke tiga ini kita kasih dosis yang maksimal untuk memperbaiki keluhan-keluhan yang sudah ada," tuturnya.

Perawatan paliatif merupakan perawatan yang didapatkan pasien penderita penyakit kronis dengan stadium lanjut, tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Ria Irawan
Ria Irawan (Instagram)

Peningkatan hidup dilakukan dengan pendekatan dari sisi psikologis, psikososial, mental serta spiritual pasien, sehingga membuat mereka lebih tenang, bahagia, dan nyaman ketika menjalani pengobatan.

Perawatan ini juga dilakukan untuk mengurangi dampak lain yang mungkin timbul karena penyakit yang diderita pasien.

Melansir Hello Sehat, dampak tersebut antara lain:

1. Gangguan fisik. Seperti nyeri, susah tidur, napas menjadi pendek, tidak napsu makan, dan sakit perut.

baca juga

2. Gangguan emosi dan sosial. Mislanya merasa takut, marah, sedih, emosi yang tidak terkontrol, dan depresi.

3. Masalah finansial. Dalam perawatan ini, tim dokter harus menjelaskan seberapa besar biaya yang diperlukan untuk pengobatan sebelum dilakukan. Tak hanya itu, tim perawatan paliatif juga harus memberikan konseling terkait keuangan.

4. Masalah spiritual. Saat seseorang menderita penyakit serius, mereka harus mencari kedamaian dan ketenangan. Tim perawat akan menolong pasien untuk menemukan hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kanker Kelenjar Getah Bening Ria Irawan Kambuh, Dokter Jelaskan Penyebabnya

Kanker Kelenjar Getah Bening Ria Irawan Kambuh, Dokter Jelaskan Penyebabnya

Health | Kamis, 14 November 2019 | 07:35 WIB

Ria Irawan Idap Tumor di Kepala, Efek Metastasis Kelenjar Getah Bening?

Ria Irawan Idap Tumor di Kepala, Efek Metastasis Kelenjar Getah Bening?

Health | Senin, 09 September 2019 | 11:47 WIB

Penyakit Ria Irawan Kambuh Lagi, Ini Tahapan Kanker Kelenjar Getah Bening

Penyakit Ria Irawan Kambuh Lagi, Ini Tahapan Kanker Kelenjar Getah Bening

Health | Rabu, 04 September 2019 | 18:10 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×