Ingin Bisa Bahasa Isyarat? Ini Beberapa Hal yang Harus Kamu Tahu

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 04 Desember 2019 | 08:10 WIB
Ingin Bisa Bahasa Isyarat? Ini Beberapa Hal yang Harus Kamu Tahu
Ilustrasi belajar bahasa isyarat. (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Ingin Bisa Bahasa Isyarat? Ini Beberapa Hal yang Harus Kamu Tahu

Bahasa isyarat merupakan salah satu cara komunikasi bagi penyandang disabilitas tuli dan bisu. Tapi, penasaran nggak sih bagaimana kita bisa belajar bahasa isyarat, sulitkah?

Uci, Juru Bahasa Isyarat PLJ Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengatakan selayaknya mempelajari bahasa pada umumnya, hal mendasarkan yang harus dipelajari adalah alfabet atau abjad dalam bahasa isyarat.

"Basicly-nya kalau mau bisa bahasa isyarat harus tau dulu A sampai Z, sudah hafal ketika ketemu orang tuli, kita tinggal tanya, meja itu apa isyaratnya, tinggal dispelling dieja M,E,J, A, itu lebih mudah, nanti akan mereka kasih tahu, meja tuh kaya gini, yang penting basicnya abjadnya dulu," ujar Uci kepada Suara.com di The Westin Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).

Perlu diingat juga, bahasa isyarat adalah bahasa ibunya para penyandang disabilitas tunarungu. Jadi, salah tuh, persepsi tentang orang normal yang mengajarkan bahasa isyarat kepada tunarungu.

Sebaliknya, para ahli atau pengajar bahasa isyarat aslinya adalah seorang tunarungu.

"Sebenernya, biasanya sebagai orang umum kita bisa ngajar bahasa isyarat. Padahal aslinya bahasa isyarat bahasa ibunya mereka. Jadi kita yang minta diajarin ke mereka, yang perlu ditekankan kalau misalnya guru-guru bahasa isyarat itu harus orang tuli," jelasnya.

Ingin Belajar Bahasa Isyarat? Ketahui Dulu Hal Ini
Uci, Juru Bahasa Isyarat PLJ Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (Suara.com/Dini Afrianti)

Tidak perlu lama, untuk bisa menguasai dasar alias level 1 bahasa isyarat kita hanya perlu waktu kurang dari tiga bulan. Sedangkan level 2 dan level tiga kita harus memperdalam kemampuan, serta terus berlatih dan mempraktikkannya setiap saat.

baca juga

"Perbedaan levelnya pertama di level pertama, akan diajarkan pertama basicnya alfabet abjad-nya, pas itu kata-kata basicnya. Level 2 itu udah mulai ada namanya pengelompokkan konsep isyaratnya linguistiknya, ketiga lebih ke praktiknya menjurubahasakan seperti apa di berita bagaimana," terang Uci.

Sebagai catatan, faktanya bahasa isyarat bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang tunarungu tetapi juga orang normal, orang dengan autis hingga down syndrome juga bisa menggunakan bahasa ini. Pada intinya, siapapun mereka yang terkendala dalam hal berkomunikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Disabilitas Internasional, Ini Deretan Bintang Hollywood yang Difabel

Hari Disabilitas Internasional, Ini Deretan Bintang Hollywood yang Difabel

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 20:39 WIB

Hari Disabilitas Internasional, Kini Tuna Rungu Driver Online Dimudahkan

Hari Disabilitas Internasional, Kini Tuna Rungu Driver Online Dimudahkan

Lifestyle | Selasa, 03 Desember 2019 | 19:00 WIB

Cita-cita Indonesia di Hari Disabilitas Internasional

Cita-cita Indonesia di Hari Disabilitas Internasional

Your Say | Selasa, 03 Desember 2019 | 14:58 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×