Mengenal Narkoba Happy Five Milik Ibra Azhari, Efeknya Lebih Mematikan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 30 Desember 2019 | 11:04 WIB
Mengenal Narkoba Happy Five Milik Ibra Azhari, Efeknya Lebih Mematikan
Ilustrasi narkoba (shutterstock)

Suara.com - Ibra Azhari, saudara laki-laki Ayu Azhari kembali terjerat kasus narkoba beberapa waktu lalu. Polisi menangkap Ibra Azhari bersama 6 rekannya yang berperan sebagai pengedar hingga kurir.

Dalam penangkapan Ibra Azhari, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 5,84 gram sabu, 6 butir Happy Five, dan 45,8 gram heroin.

Ayu Azhari mengakui saudara laki-lakinya Ibra Azhari sudah memasuki tahap kecanduan narkoba. Lantaran sudah empat kali berturut-turut adiknya tertangkap dengan kasus yang sama.

"Secara kemanusiaan memang beliau sudah kecanduan dan sangat ketergantungan, itu hasil dari beberapa kali upaya keluarga menolong," kata Ayu Azhari, saat dihubungi, Rabu (25/12/2019).

Terlepas dari kasus ini, banyak orang mungkin belum memahami atau asing dengan narkoba jenis happy five yang disebut dalam kasus Ibra Azhari. Narkoba jenis happy five memang tak terlalu umum seperti sabu atau ganja.

Happy five adalah jenis obat keras bernama nimetasepam untuk gangguan psikologi. Melansir dari hellosehat.com, obat ini diresepkan untuk pasien dengan gangguan tidur seperti insomnia dan kejang otot.

Aktor Ibrahim Salahuddin alias Ibra Azhari (kanan) dihadirkan dalam rilis penyalahgunaan narkotika di Dit Resnaroba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/12). [Suara.com/Oke Atmaja]
Aktor Ibrahim Salahuddin alias Ibra Azhari (kanan) dihadirkan dalam rilis penyalahgunaan narkotika di Dit Resnaroba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/12). [Suara.com/Oke Atmaja]

Dokter akan meresepkan obat ini ketika pasien tidak merespons jenis obat lainnya. Dalam kata lain, dokter memberi obat ini jika terpaksa dan mengonsumsinya pun tidak bisa sembarangan.

Karena itu, konsumsi narkoba jenis happy 5 ini efeknya cukup berbahaya meskipun dalam dosis rendah. Biasanya happy five sebagai obat akan menimbulkan efek samping seperti sakit perut, lingling, pusing, tremor, dan diare.

Sedangkan, konsumsi happy five sebagai narkoba atau tanpa resep dokter bisa mengakibatkan ketergantungan. Bahkan, berhenti mengonsumsi narkoba jenis ini juga akan menyebabkan sakau dengan gejala-gejala lain.

baca juga

Gejalanya mulai kecemasan berlebihan, jantung berdegup cepat, keringat berlebih, kram perut, gemetar parah, kram perut, kejang-kejang hingga kematian.

Dalam jangka panjang, sebuah penelitian telah membuktikan bahwa narkoba happy five bisa meningkatkan risiko berbagai jenis kanker dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Karena itu, konsumsi narkoba happy five bukannya membuat seseorang 'happy' seperti sebutannya, tetapi justru mengancam nyawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Razia Narkoba, Dita Terjatuh dari Motor Lalu Ditinggal Kabur Suami

Hindari Razia Narkoba, Dita Terjatuh dari Motor Lalu Ditinggal Kabur Suami

News | Senin, 30 Desember 2019 | 09:58 WIB

Heboh, Bocah di Padang Pariaman Temukan Paket Ganja 10 Kg di Bawah Jembatan

Heboh, Bocah di Padang Pariaman Temukan Paket Ganja 10 Kg di Bawah Jembatan

News | Senin, 30 Desember 2019 | 09:47 WIB

Akui Belum Optimal Berantas Peredaran Narkoba, BNNP DIY Beberkan Kendalanya

Akui Belum Optimal Berantas Peredaran Narkoba, BNNP DIY Beberkan Kendalanya

Jogja | Jum'at, 27 Desember 2019 | 16:55 WIB

Kasus Narkoba di Sleman Meningkat Tajam, 17 Pemakainya Berstatus Anak SD

Kasus Narkoba di Sleman Meningkat Tajam, 17 Pemakainya Berstatus Anak SD

Jogja | Kamis, 26 Desember 2019 | 21:00 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×