Singapura Umumkan Kasus Virus Corona Pertama di Negaranya

Vania Rossa

Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:37 WIB
Singapura Umumkan Kasus Virus Corona Pertama di Negaranya
Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan Singapura, Kamis (23/1/2020), mengonfirmasi kasus virus Corona pertama di negaranya.

Pasien yang terinfeksi virus Corona tersebut adalah lelaki China berusia 66 tahun, warga Wuhan, yang tiba di Singapura bersama keluarganya pada Senin, 20 Januari lalu, dari Guangzhou, menggunakan China Southern dengan nomor penerbangan CZ351.

Lelaki tersebut saat ini berada dalam ruang isolasi di Singapore General Hospital (SGH) dan dalam kondisi stabil.

Dilansir dari Channel News Asia, awalnya pasien mengeluhkan sakit tenggorokan dalam penerbangan, namun ia tidak mengalami demam. Lelaki tersebut baru mengalami demam pada hari berikutnya dan mulai batuk-batuk.

Pasien pun pergi ke SGH pada hari Rabu, dan ia segera diisolasi, didiagnosis dengan pneumonia dan dilakukan identifikasi apakah ia terinfeksi virus Corona pada pukul 10 malam.

Ia dinyatakan positif terkena virus corona pada pukul 6 sore pada hari Kamis.

Kementerian mengatakan pihaknya telah mulai melakukan identifikasi terhadap 30 orang yang duduk dua baris di depan dan dua baris di belakang lelaki tersebut selama penerbangan dari Guangzhou.

Identifikasi juga dilakukan terhadap sembilan orang teman seperjalanan si pasien, yang salah satunya adalah anak lelakinya yang berusia 37 tahun, yang telah dituduh sebagai tersangka. Sedangkan delapan teman seperjalanan lainnya telah meninggalkan Singapura. Meski begitu, Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa pihak berwenang dari negara tujuan mereka telah diberi tahu mengenai dugaan virus corona ini.

Anak lelaki pasien itu saat ini menginap di Shangri-La's Rasa Sentosa Resort and Spa dan tampaknya ia tetap berada di sekitar hotel.

baca juga

Dikatakan bahwa saat ini sudah ada total 28 kasus yang dicurigai, dengan kisaran usia dari satu hingga 78 tahun. Dari semua ini, tujuh di antaranya telah diuji dan hasilnya negatif.

Hasil positif ditunjukkan pada seorang perempuan China usia 53 tahun yang juga adalah warga Wuhan. Namun, pihak Departemen Kesehatan masih menunggu hasil tes putaran kedua untuk memastikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Radang Tenggorokan Dikira Virus Corona, Menkes Terawan Buktikan Aman

Hits: Radang Tenggorokan Dikira Virus Corona, Menkes Terawan Buktikan Aman

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:26 WIB

Infografis: Ketahui Peta Sebaran dan Gejala Virus Corona Baru dari China

Infografis: Ketahui Peta Sebaran dan Gejala Virus Corona Baru dari China

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:05 WIB

Sidak ke Gedung BRI II, Menkes Terawan Bagikan Kiat Tangkal Virus Corona

Sidak ke Gedung BRI II, Menkes Terawan Bagikan Kiat Tangkal Virus Corona

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Mengapa Suhu Udara di Pegunungan Lebih Dingin daripada di Pantai?

Mengapa Suhu Udara di Pegunungan Lebih Dingin daripada di Pantai?

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:20 WIB

PHE Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Carbon Capture and Storage di Kawasan Regional

PHE Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Carbon Capture and Storage di Kawasan Regional

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Cuan Berkat Unjuk Rasa, Pedagang Kopi hingga Gorengan Panen Omzet

Cuan Berkat Unjuk Rasa, Pedagang Kopi hingga Gorengan Panen Omzet

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Viral Surat Komitmen Pimpinan DPR dan Botok Cs Dinilai Janggal: 3 Kata Penting Hilang

Viral Surat Komitmen Pimpinan DPR dan Botok Cs Dinilai Janggal: 3 Kata Penting Hilang

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Arti Kedutan Mata Berdasarkan Jam Kejadian Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Kedutan Mata Berdasarkan Jam Kejadian Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Honda Monkey EX Menjelma Jadi Motor Adventure Mungil Bergaya Klasik

Honda Monkey EX Menjelma Jadi Motor Adventure Mungil Bergaya Klasik

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Program Pembangunan Jalan Andalan Sulsel Dilanjutkan

Program Pembangunan Jalan Andalan Sulsel Dilanjutkan

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Guru Tampar Anak TK Sampai Meninggal Dunia Gara-gara Tak Bikin PR

Guru Tampar Anak TK Sampai Meninggal Dunia Gara-gara Tak Bikin PR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar

Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Alasan IHSG Tetap Ngegas ke Level 6.500, Meski Ada Demo

Alasan IHSG Tetap Ngegas ke Level 6.500, Meski Ada Demo

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:01 WIB

×