Virus Corona Tak Ditanggung BPJS, Bagaimana dengan Asuransi Swasta?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 29 Januari 2020 | 16:55 WIB
Virus Corona Tak Ditanggung BPJS, Bagaimana dengan Asuransi Swasta?
Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Virus Corona Tak Ditanggung BPJS, Bagaimana dengan Asuransi Swasta?

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto beberapa waktu lalu menyatakan BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya pengobatan virus corona di Indonesia. Meski begitu, pemerintah tetap membiayai dengan menggunakan anggaran khusus yang disediakan Kemenkes.

Lalu bagaimana dengan asuransi swasta? Apakah masyarakat yang mengikuti program asuransi bisa menggunakannya jika terjangkit virus corona Wuhan?

"Ditanggung sesuai polis yang berlaku. Kalau memiliki polis atau asuransi kesehatan, corona dicover," ujar Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer, Allianz Life Indonesia dalam peluncuran Join Life Care di Plaza Senayan, Rabu (29/1/2020).

Adapun terkait dengan besaran budget, seluruhnya bergantung pada produk dan plan yang dipilih nasabah itu sendiri saat mendaftar. Hal itu meliputi biaya maksimal, jenis perawatan, hingga fasilitas yang didapatkan.

"Beda-beda tergantung masing-masing produk kita menawarkan banyak pilihan. Ada yang sifatnya rawat inap, ada yang rawat jalan. Jadi semua akan ditanggung sesuai dengan plan yang dipilih, seperti biasa," tutur Karin.

Klaim juga kata Karin tetap berlaku jika nasabah berada di luar negeri. Apalagi, jika nasabah sebelumnya membeli produk plan khusus internasional. Sehingga WNI yang berada di China pengobatannya, bisa ditanggung oleh asuransi.

"Jadi produk kesehatan kita ada yang khusus domestik, tapi ada juga plan yang khusus internasional. Maka kalau nasabah kita memilih klaim internasional, kebetulan lagi traveling di luar negeri, sakit apapun di sana akan di cover sesuai polis-polis yang berlaku," jelasnya.

baca juga

Adapun prosedur klaim virus corona, selayaknya klaim asuransi kesehatan pada umumnya. Seperti asuransi Allianz yang bisa melalui tiga prosedur yakni lewat aplikasi Easy Claim, agen, dan lewat kartu cashless.

"Itu umum klaim di Allianz untul asuransi kesehatan, nasabah bisa menggunakan aplikasi namanya easy claim, jadi easy claim ini nasabah tinggal menginput nomer polisnya. Kemudian di foto aja kwitansi dan diagnosa dokternya. Jadi ini bukan hanya virus corona tapi apapun, memang prosesnya sama," tuturnya.

Sedangkan jika sulit melalui aplikasi, nasabah juga bisa menggunakan fasilitas agen yang datang membantu menyiapkan form untuk nanti dikirim ke Allianz. Tapi dibanding melalui agen, lebih cepat melalui aplikasi, karena biaya akan cair langsung ke rekening nasabah paling lambat 48 jam.

"Tapi cara lain, di Allianz yang memudahkan itu pakai kartu. Jadi kita ada kartu cashless namanya, kartu ini bisa dibawa ke rumah sakit rekanan Allianz. Nanti di gesek di sana, dan nanti rumah sakit yang akan klaim ke Allianz, itu juga sangat memudahkan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Siapkan Anggaran Rp 8 Triliun Untuk Melawan Virus Corona

China Siapkan Anggaran Rp 8 Triliun Untuk Melawan Virus Corona

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 16:02 WIB

Kondisi Wuhan Bak Kota Mati, Mahasiswa Indonesia Butuh Masker N95

Kondisi Wuhan Bak Kota Mati, Mahasiswa Indonesia Butuh Masker N95

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 15:40 WIB

Pakar Pastikan Masker Biasa Cukup Untuk Halau Paparan Virus Corona

Pakar Pastikan Masker Biasa Cukup Untuk Halau Paparan Virus Corona

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 16:00 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×