Deretan Makanan Pencegah Kanker, Salah Satunya Bawang Putih

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 28 Februari 2020 | 13:00 WIB
Deretan Makanan Pencegah Kanker, Salah Satunya Bawang Putih
Bawang Putih, Salah Satu Makanan Antikanker. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker merupakan penyakit yang tidak pandang bulu, bisa menyerang siapa saja. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan akan terjadinya 'ledakan' jumlah pengidap kanker di dunia pada tahun 2030.

Meski memang belum ada yang namanya makanan yang benar-benar mencegah kanker, namun ada deretan makanan yang bisa memberikan perlindungan pada tubuh dari kanker bila dikonsumsi rutin.

Faktanya, hampir 40 persen kanker bisa dicegah. Salah satunya adalah kanker payudara. Oleh karena itu, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat adalah kuncinya. Mengonsumi makanan-makanan berikut bisa membantu mencegah si sel kanker ganas berkembang dalam tubuh.

Berikut deretan makanan yang diklaim bisa mencegan kanker, seperti dikutip dari Mirror UK:

1. Apel

Apel merupakan sumber serat dan vitamin C terbaik. Komponen terpenting yang bisa membantu melawan sel kanker adalah quercetin, senyawa kimia yang dapat mengurangi inflamasi tubuh dan menghentikan kerusakan sel. Sebuah studi tahun 2016 di Italia menemukan bahwa mengonsumsi setidaknya satu buah apel sehari dapat mengurangi risiko kanker paru sebanyak 25 persen.

2. Tomat

Senyawa likopen dalam tomat, yakni sebuah zat antioksidan yang memberikan warna merah pada tomat, diklaim dapat melawan sel kanker. Sejumlah studi mengungkapkan bahwa antioksidan dapat menurunkan risiko kanker prostat pada lelaki meski belum diketahui seberapa banyak yang dibutuhkan agar efektif, atau hanya memang efektif pada lelaki saja.

3. Kopi

baca juga
Ilustrasi kopi. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi kopi. (Dok : Istimewa)

Sebuah studi besar tahun 2019 pada hampir setengah juta orang menemukan bahwa kopi berpotensi untuk menurunkan setengah risiko tipe kanker hati yang cukup umum. Biji kopi mengandung polifenol, senyawa kimia yang bisa mencegah sel kanker membelah diri.

4. Nasi merah

Kabar baik bagi para penggiat diet yang mengonsumsi nasi merah. Menurut American Institute for Cancer Research, nasi merah bisa membantu mencegah kanker karena ada kandung polifenol, senyawa tumbuhan yang mampu menurunkan risiko sejumlah tumor dan juga penyakit jantung dan diabetes tipe dua. Salah satu zat lainnya, yakni senyawa tumbuhan saponin, juga bisa membantu menghancurkan sel-sel kanker.

5. Anggur

Anggur kaya akan resveratrol, senyawa tumbuhan yang secara luas dipelajari akan efek anti-kankernya. Kandungan paling tinggi ditemukan di dalam kulit anggur merah atau ungu. Tes menunjukkan resveratrol dapat mencegah kerusakan yang dapat memicu proses kanker dalam sel. Dan bahkan jika kankernya berkembang, beberapa studi menyebutkan bahwa zat kimia tersebut bisa memperlambat perkembangannya.

6. Kacang-kacangan

Kacang dan polong-polongan kaya akan serat dan folat, jenis vitamin B yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi DNA dan material genetik lainnya. Kacang dan polong juga banyak mengandung saponin, senyawa kimia yang terbukti dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker. Salah satu studi di tahun 2011 yang melacak 2.800 orang di Amerika Serikat, menemukan mereka yang rutin mengonsumsi makanan seperti lentil, polong, atau kacang sebanyak 40 persen lebih sedikit kemungkinam mengalami kanker.

7. Brokoli dan kembang kol

Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]
Ilustrasi sayuran brokoli. [Shutterstock]

Sayuran cruciferous seperti brokoli dan kembang kol memiliki kandungan glucosinolate. Sejumlah penelitian menyebutkan zat tersebut ampuh melindungi dari kanker, terutama tumor seperti kanker payudara yang diperkuat dengan paparan hormon dalam tubuh. Studi lainnya menemukan sulforaphane, bahan anti kanker dalam brokoli, bisa mencegah sel kanker payudara berkembang.

8. Ikan dengan omega-3

Risiko kanker usus bisa dikurangi setengahnya dengan teratur mengonsumsi ikan yang mengandung omega-3 seperti salmon atau makarel, menurut beberapa studi. Ikan-ikan tersebut tinggi nutrisi seperti vitamin B, potasium, dan asam lemak omega-3. Sebuah studi pada 68 ribu peserta dan menemukan bahwa mengonsumsi ikan-ikan tersebut setidaknya empat kali seminggu dapat mengalami penurunan risiko kanker usus sebanyak 63 persen.

9. Bluberi

Ilustrasi blueberry. (Shutterstock)
Ilustrasi blueberry. (Shutterstock)

Bluberi mengandung sejumlah senyawa yang menyehatkan, seperti vitamin C dan K, sekaligus mangan dan serat diet. Soal kanker, buah ini diklaim sebagai sumber antioksidan terbaik dan bisa membantu memperlambat prosesnya. Beberapa studi di Amerika Serikat menyebutkan mengonsumsi bluberi secara rutin dapat menurunkan risiko kanker usus sebanyak 57 persen.

10. Bawang Putih

Sudah bertahun-tahun lamanya para ilmuan meneliti bawang putih karena klaim antikankernya. Faktor kuncinya adalah allicin, senyawa yang dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dipotong-potong. Sejumlah studi mengungkapkan bahwa allicin dapat menghentikan pertumbuhan tumor, walau masih belum jelas apakah mengonsumsinya rutin cukup untuk melindungi tubuh dari kanker. Studi terbaru dari China, menyebutkan bahwa konsumsi bawang putih uang rutin dapat menurunkan risiko kanker usus hingga 79 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menunda Pap Smear sampai 10 Tahun, Wanita Ini Didiagnosis Kanker Serviks

Menunda Pap Smear sampai 10 Tahun, Wanita Ini Didiagnosis Kanker Serviks

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 14:17 WIB

Sakit Kanker, Vidi Aldiano Sudah Siap Hadapi Kematian

Sakit Kanker, Vidi Aldiano Sudah Siap Hadapi Kematian

Entertainment | Senin, 24 Februari 2020 | 16:46 WIB

Bagaimana Cara Mencegah Kanker Payudara

Bagaimana Cara Mencegah Kanker Payudara

Your Say | Senin, 24 Februari 2020 | 16:42 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×