Menunda Pap Smear sampai 10 Tahun, Wanita Ini Didiagnosis Kanker Serviks

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 26 Februari 2020 | 14:17 WIB
Menunda Pap Smear sampai 10 Tahun, Wanita Ini Didiagnosis Kanker Serviks
Ilustrasi serviks [Shutterstock].

Suara.com - Seorang ibu muda asal Skotlandia didiagnosis menderita kanker serviks setelah menunda pap smear selama satu dekade. Karena itu, ia meminta wanita lain untuk melakukan tes medis rutin agar tidak mengalami hal serupa.

Wanita bernama Kim Montgomery (31) itu menunda melakukan pap smear karena memiliki 4 anak yang lahirnya berurutan sampai 9 bulan.

Sampai akhirnya, Montgomery memutuskan untuk melakukan pap smear setelah mengalami pendarahan abnormal, yang biasanya menjadi tanda kanker serviks.

"Saya melakukan pap smear Desember tahun lalu, kemudia saya mendapat surat yang menyatakan bahwa ada sel abnormal pada tahun baru," katanya dikutip dari Fox News.

Akhirnya, Montgomery resmi didiagnosis menderita kanker serviks stadium 2 pada awal Febuari 2020.

Pap smear. (Shutterstock)
Pap smear. (Shutterstock)

Sebelumnya, ia sudah berpikir memiliki kanker. Tetapi, ia mengabaikan dugaannya dan masih berusaha berpikir positif sampai dokter menyampaikannya kepadanya.

"Seketika aku berpikir akan mati. Aku tidak pernah berpikir akan terkena kanker," ujarnya.

Karena kanker serviks itu, dokter menyarankan Montgomery melakukan pengobatan kemoterapi dan histerektomi. Ia juga menunggu hasil dari MRI yang akan menunjukkan sudah seberapa jauh kankernya menyebar.

"Ini benar-benar menakutkan dan saya ingin memiliki lebih banyak anak lagi. Tetapi, saya juga sudah cukup beruntung memiliki 4 anak," ujarnya.

baca juga

Montgomery mengaku hamil 4 anaknya secara berurutan selama 3 tahun. Karena itu, ia tidak bisa melakukan pap smear dan menundanya selama 10 tahun.

"Saya juga kurang menyadari betapa pentingnya pemeriksaan itu," tuturnya.

Menurut Mayo Clinic, dokter biasanya merekomendasikan wanita melakukan pap smear pada usia 21 tahun. Tes medis ini juga harus diulang setiap 3 tahun dari usia 21 tahun hingga 65 tahun.

"Kami ingin meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya orang-orang melakukan pap smear. Saya harap cerita saya bisa meningkatkan kesadaran wanita," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Metode Terbaru Skrining Kanker Serviks, Lebih Murah dan Akurat

Metode Terbaru Skrining Kanker Serviks, Lebih Murah dan Akurat

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 19:22 WIB

120 Ribu Anak Perempuan Terancam Tidak Dapat Vaksinasi HPV Dosis Kedua

120 Ribu Anak Perempuan Terancam Tidak Dapat Vaksinasi HPV Dosis Kedua

Health | Sabtu, 21 Desember 2019 | 15:15 WIB

Akibat Kelalaian Dokter, Bayi Lahir Meninggal Akibat Pendarahan Otak

Akibat Kelalaian Dokter, Bayi Lahir Meninggal Akibat Pendarahan Otak

Health | Jum'at, 13 Desember 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×