Lelaki Perokok Berat Terbanyak Kena Corona Covid-19, Ahli Jelaskan Sebabnya

M. Reza Sulaiman, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 13 Maret 2020 | 20:25 WIB
Lelaki Perokok Berat Terbanyak Kena Corona Covid-19, Ahli Jelaskan Sebabnya
Prof. dr. Amin Soebandrio, PhD, SpMK(K), Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, bicara tentang virus Corona Covid-19. (Suara.com/Frieda Isyana)

Suara.com - Lelaki Perokok Berat Paling Banyak Kena Covid-19, Ahli Jelaskan Sebabnya

Baru-baru ini, sekelompok peneliti dari China mengungkapkan bahwa keparahan virus corona Covid-19 pada laki-laki di China lebih tinggi dibandingkan perempuan.

Hal ini disebabkan para laki-laki tersebut kebanyakan adalah perokok berat. Studi ini juga menyebutkan 61,5 persen penderita pneumonia berat akibat virus corona adalah laki-laki dan tingkat kematian 4,45 persen pada pasien laki-laki dan 1,25 persen pada pasien perempuan.

Menjelaskan mengenai hal ini, Prof. Dr. Amin Soebandrio, PhD, SpMK(K), Kepala Lembaga Biologi dan Pendidikan Tinggi Eijkman menyebutkan bahwa perokok memang memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi Corona Covid-19.

Mengapa? Karena merokok bisa meningkatkan salah satu reseptor yang dikenali oleh virus corona, yakni ACE 2. Sementara virus untuk menempel butuh adanya reseptor atau bisa diibaratkan sebagai pelabuhan.

Semakin banyak reseptor yang ada di tubuh, maka semakin banyak pula virus yang bisa menempel. Sehingga membuat sel paru lebih rentan terhadap infeksi virus corona.

"Jadi mengapa orang yang merokok memiliki kesempatan lebih besar kemasukan virus, karena reseptornya lebih banyak," jelas Dr Amin pada Temu Media di kantor PB IDI Jakarta, Jumat (12/3/2020).

Dr Amin melanjutkan, setiap orang memiliki risiko infeksi yang dipengaruhi tiga hal. Pertama adalah dosis virusnya, kemudian virulensi atau keganasan, dan terakhir kekebalan tubuh.

baca juga

"Kalau kekebalan kita bagus maka risiko infeksinya kecil," sambungnya Dr Amin.

Pada tanggal 8 Maret 2020 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia juga memberikan pernyataan yang lebih spesifik mengingatkan masayarakat Indonesia mengenai kaitan antara Covid-19 dengan perilaku merokok.

Ilustrasi berhenti merokok. (Shutterstock)
Ilustrasi berhenti merokok. (Shutterstock)

Dalam pernyataan tersebut, wakil WHO untuk Indonesia Dr N. Paranietharan mengatakan bahwa perokok berisiko tinggi penyakit jantung dan penyaki pernapasan, yang merupakan faktor risiko tinggi untuk mengembangkan penyakit parah atau kritis dengan Corona Covid-19.

"Karena itu, perokok di Indonesia berisiko tinggi terkena Covid-19," lanjut pernyataan resmi tersebut.

Dr Amin belum bisa memastikan berapa jumlah pasien laki-laki dan yang perokok berat pada pasien virus Corona Covid-19 di Indonesia. Akan tetapi ia menyarankan untuk lebih baik berhenti atau mengurangi merokok sebagai salah satu upaya pencegahan virus Corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Corona Covid-19, Ini Pandemi Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

Bukan Corona Covid-19, Ini Pandemi Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

Health | Jum'at, 13 Maret 2020 | 20:12 WIB

Pasien Positif Corona Kabur dari Rumah Sakit, Ketua PERSI Angkat Bicara

Pasien Positif Corona Kabur dari Rumah Sakit, Ketua PERSI Angkat Bicara

Health | Jum'at, 13 Maret 2020 | 19:39 WIB

Virus Corona Membuat Masyarakat Cemas, Psikolog Bagikan Tips Meredakannya

Virus Corona Membuat Masyarakat Cemas, Psikolog Bagikan Tips Meredakannya

Health | Jum'at, 13 Maret 2020 | 19:56 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×