Pasien Positif Corona Kabur dari Rumah Sakit, Ketua PERSI Angkat Bicara

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 13 Maret 2020 | 19:39 WIB
Pasien Positif Corona Kabur dari Rumah Sakit, Ketua PERSI Angkat Bicara
Ruang Isolasi di RSUP Persahabatan tempat dirawatnya pasien virus Corona Covid-19 yang kabur. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Pasien Positif Corona Kabur dari Rumah Sakit, Ketua PERSI Angkat Bicara

Kabar cukup mengagetkan datang dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, di mana satu pasien positif corona atau Covid-19 pergi dari ruang isolasi tanpa izin dari petugas medis alias kabur.

Sorotan pun ditujukan kepada rumah sakit yang dinilai tidak memberikan pengawasan dengan baik. Menjawab hal ini, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), dr Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes, menduga adanya kepanikan yang mendera pasien tersebut, dan petugas medis tidak mampu menenangkan si pasien.

"Tentu kalau udah begini (kabur) harus dicari dengan benar. Sebetulnya itu self correction, jangan-jangan itu orang emang panik. Ketika dia panik kemampuan untuk menenangkan, tidak semua orang bisa," ujar dr. Kuntjoro dalam Kesiapsiagaan Rumah Sakit bersama Unilever di Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

Pada dasarnya dr. Kuntjoro mengatakan, jika setiap rumah sakit sudah memiliki prosedur safety and save. Ia kemudian memperkirakan beban tugas yang berat dan faktor kelelahan sedang melanda petugas medis saat itu, sehingga terjadi kelalaian.

"Sebetulnya yang jelas isolasi itu namanya isolated. tapi semua orang ada kelemahannya, ada kelalaiannya. Itu mungkin, karena kepadatan, capek lelah, ada ancaman, petugas itu tidak mudah. Ada ancaman menular segala macam. Jadi mungkin dia lupa mengunci atau lupa dari luar," terangnya.

Pada dasarnya dr. Kuntjoro enggan isolasi dipandang sebagai sebuah penjara, karena fasilitas yang disediakan sangatlah menunjang, seperti kamar mandi pribadi, televisi, hingga kamar yang luas tersedia di dalam ruangan.

"Tadi dr. Syahril (Direktur Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso) lihat begitu bagusnya. Bisa ada televisinya, bisa gunakan handphone, dibuat senyaman mungkin karena dia manusia, yang diharapkan juga situasi kondisi psikologisnya sama seperti saat dia nggak sakit," ungkapnya.

baca juga

Di samping itu, demi keamanan, di lorong rumah sakit harus disediakan kamera CCTV, ditambah petugas keamanan yang berjaga 24 jam.

"Jadi kalimat kunci itu terlalu sadis. kalai kalimat dikunci orang akan lihat, wah jangan mau masuk isolasi nanti dikunci. Itu kalimat nggak bagus," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinkes Sumbar Sebut Pasien yang Meninggal di RSUP M Djamil Suspect Corona

Dinkes Sumbar Sebut Pasien yang Meninggal di RSUP M Djamil Suspect Corona

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 19:01 WIB

Corona Mewabah Jakarta, Anies Tutup Ancol, Ragunan hingga Monas

Corona Mewabah Jakarta, Anies Tutup Ancol, Ragunan hingga Monas

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 18:45 WIB

35 Orang Jadi Pasien Baru Corona, Jubir COVID-19: Hasil Tracing 2 Hari Lalu

35 Orang Jadi Pasien Baru Corona, Jubir COVID-19: Hasil Tracing 2 Hari Lalu

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×