Pakar Virus Ungkap Tempat Virus Corona Bisa Bertahan Lama di Udara, Dimana?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2020 | 07:15 WIB
Pakar Virus Ungkap Tempat Virus Corona Bisa Bertahan Lama di Udara, Dimana?
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Kekhawatiran masyarakat tentang virus corona Covid yang bisa bertahan hingga 3 jam di udara sempat ramai diperbincangkan. Namun, Pakar Virus (Virolog) Moh Indro Cahyono menyebut hal itu tidak sesuai dalam konteks di Indonesia. 

"Virus itu bisa bertahan di udara selama 3 jam jika berada dalam suhu yang berkisar antara 10-15 derajat celsius. Sementara Indonesia memiliki suhu rata-rata 26 derajat celsius," ujar Indro saat dihubungi Suara.com, Selasa (24/3/2020).

Artinya, sambung dia, virus Corona Covid-19 tidak akan bisa bertahan lama di udara dengan suhu seperti di Indonesia. Namun, Indro menyebut bahwa ada suatu tempat virus itu berisiko bertahan lebih lama. Tempat itu adalah rumah sakit. 

Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.
Gejala dan pencegahan Virus Corona (Coronavirus) Covid-19.

"Sekarang kalau balik ke definisinya tadi, virus bertahan di udara kalau ruang tertutup, dua semburannya berkali-kali, dan ketiga konsentrasi dalam jumlah banyak. Di lokasi mana sebaran paling banyak? Ya di rumah sakit," terang dia. 

Itulah sebabnya dokter dan tenaga kesehatan merupakan salah satu kelompok paling rentan tertular dan menjadi korban Covid-19.

Oleh karenanya, kata Indro Cahyono, dalam bertugas dokter dan tenaga kesehatan harus selalu dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang terstandar dan protokol kesehatan yang ketat. 

"Jadi risiko paling tinggi di mana? Ya di rumah sakit, kalau tidak ingin mendapatkan risiko gimana? Ya jangan ke rumah sakit kalau cuma demam biasa," ungkap dia. 

Indro Cahyono meminta masyarakat tetap waspada namun tidak panik karena kondisi itu. Sehingga tidak ada lagi masyarakat sehat berbondong-bondong ke rumah sakit untuk memeriksakan diri. 

"Virus tidak bisa airborne di lingkungan luar, kalau tidak mau tambah sakit  jangan ramai-ramai ke tempat penyebaran virusnya (rumah sakit)," kata dia mengingatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

97 Ribu Sembuh dari Covid-19, Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Udara?

97 Ribu Sembuh dari Covid-19, Berapa Lama Virus Corona Bertahan di Udara?

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 21:27 WIB

Virus Corona Bisa Bertahan di Udara, Ini Masker yang Direkomendasikan WHO

Virus Corona Bisa Bertahan di Udara, Ini Masker yang Direkomendasikan WHO

News | Minggu, 22 Maret 2020 | 19:45 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan di Udara, Ahli: Tidak Semudah Itu

Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan di Udara, Ahli: Tidak Semudah Itu

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 19:48 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB