Persentase Kematian Covid-19 Indonesia Tertinggi, Peneliti Sebut 3 Alasan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Sabtu, 04 April 2020 | 08:00 WIB
Persentase Kematian Covid-19 Indonesia Tertinggi, Peneliti Sebut 3 Alasan
Update Corona Covid-19 di Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia menempati peringkat pertama kematian akibat Covid-19 di dunia. Per Rabu (1/4/2020), persentase kematian mencapai 9,4 persen dari total 1.677 kasus.

Peneliti dari Eijkman-Oxford Clinical Research Unit (EOCRU) Henry Surendra menyatakan persenasi tersebut bisa saja berbeda di lapangan.

Melalui The Conversation, Henry berasumsi bahwa ketidakselaran persentase kematian dan kejadian di lapangan bisa disebabkan karena banyaknya kasus positif yang belum terkonfirmasi.

Menurut Henry, persentasi kematian Covid-19 di Indonesia seharusnya lebih rendah karena mayoritas kasus bisa saja belum terkonfirmasi.

"Ibarat gunung es di tengah laut, yang tampak ke permukaan dan dideteksi oleh laboratorium baru pucuknya. Sedangkan bagian tengah dan dasarnya belum terdeteksi," tulisnya pada the Coversation.

Dengan prediksi itu, Henry menyatakan setidaknya ada tiga elemen yang menyebabkan persentase kematian virus corona di Indonesia tinggi.

Pemakaman jenazah virus corona di TPU Pondok Ranggon, Jaktim. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah).
Pemakaman jenazah virus corona di TPU Pondok Ranggon, Jaktim. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah).

1. Pemeriksaan Minim

Pemeriksan Covid-19 di Indonesia masih minim. Hingga 30 Maret 2020, pemeriksaan baru dilakukan pada 6.600 orang dengan 1.414 orang positif. Padahal jumlah warga mencapai 264 juta jiwa.

Dilansir dari The Wall Street Journal (WSJ), Indonesia menempati ranking ke-14 dalam pengetesan tes corona.

baca juga

Peringkat pertama yakni Korea Selatan di mana negara tersebut melakukan tes sebanyak 6.148 setiap 1 juta orang. Disusul oleh Australia yang melakukan tes pada 4.447,4 per 1 juta orang.

Berikut adalah ranking dari WSJ melalui akun instagramnya:

1. Korea Selatan: 6.148 tes dalam 1 juta orang
2. Australia: 4.473,4 tes dalam 1 juta orang
3. Italia: 3.498,7 tes dalam 1 juta orang
4. Inggris: 959,7 tes dalam 1 juta orang
5. Finlandia: 537,6 tes dalam 1 juta orang
6. Amerika Serikat (AS): 313,6 tes dalam 1 juta orang
7. Vietnam: 159 tes dalam 1 juta orang
8. Jepang: 117,8 tes dalam 1 juta orang
9. Afrika Selatan: 109,6 tes dalam 1 juta orang
10. Kolombia: 81,7 tes dalam 1 juta orang
11. Filipina: 11,6 tes dalam 1 juta orang
12. India: 10,5 tes dalam 1 juta orang
13. Pakistan: 9,5 tes dalam 1 juta orang
14. Indonesia: 7,4 tes dalam 1 juta orang

Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Kurangnya tes juga terbukti pada kasus pemakanan berprotap di Jakarta yang jumlahnya dua kali lipat dari pada kematian terkonfirmasi.

"Sejauh ini, pemerintah hanya memfokuskan pemeriksaan pada orang yang memiliki gejala seperti demam (lebih dari 38 derajat Celcius), pilek, batuk, sakit tenggorokan atau sesak napas setelah kontak fisik dengan pasien positif atau bepergian ke wilayah terjangkit dalam 14 hari terakhir," tulis Henry.

Pada hasil penelitian pemodelan matematika oleh Timothy W Russell dan tim peneliti dari London School of Hygiene and Tropical Medicine Inggris menyatalan, bahwa sekitar 4,5% dari total kasus bergejala yang diperkirakan ada di masyarakat.

2. Banyaknya Orang Terinfeksi Tidak Bergejala atau Ringan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan 80 persen orang terinfeksi corona biasanya mengalami gejala ringan.

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Singapura dan diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS memperkirakan sekitar 10 persen infeksi Covid-19 dipicu oleh orang yang tidak mengalami gejala signifikan.

Penelitian tersebut baru diterbitkan pada Rabu (1/4/2020).

Sayangnya tes yang dilakukan di Indonesia hanya untuk orang dengan gejala signifikan.

"Hal ini mengakibatkan kemungkinan besar orang yang mengalami gejala ringan akan mengobati diri sendiri sampai sembuh, sehingga tidak terdeteksi oleh sistem kesehatan," tulis Henry.

"Temuan ini mengindikasikan bahwa jumlah kasus Covid-19 yang dilaporkan hingga saat ini masih sangat jauh dari jumlah kasus yang sebenarnya terjadi di masyarakat, termasuk di Indonesia," tambahnya.

3. Tingginya Penderita Penyakit Kronis

WHO menyatakan, bahwa setidaknya enam dari 10 penyebab kematian di dunia adalah karena penyakit kronis.

Tingginya penderita penyakit kronis di Indonesia juga bepeluang memperbesar risiko kematian akibat Covid-19.

"Tingginya angka kesakitan penyakit kronis di Indonesia seperti penyakit jantung koroner 1,5% dari total populasi pada 2018 atau 4 juta orang, diabetes melitus (1,5% atau 4 juta), dan hipertensi (34% atau 60 juta dari grup populasi berusia 18 tahun ke atas) dapat meningkatkan risiko kematian pada kasus COVID-19," tulis Henry yang juga merupakan seorang epidemologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Camat Taman Sari Berharap Jamaah Tabligh Dipindah ke RS Corona Wisma Atlet

Camat Taman Sari Berharap Jamaah Tabligh Dipindah ke RS Corona Wisma Atlet

News | Jum'at, 03 April 2020 | 18:46 WIB

Lawan Wabah Corona, Pertamina Patra Niaga Pasok Bantuan ke Warga Plumpang

Lawan Wabah Corona, Pertamina Patra Niaga Pasok Bantuan ke Warga Plumpang

News | Jum'at, 03 April 2020 | 18:45 WIB

Mitos atau Fakta, Berikut 5 Hal yang Sering Ditanyakan tentang Covid-19

Mitos atau Fakta, Berikut 5 Hal yang Sering Ditanyakan tentang Covid-19

Health | Jum'at, 03 April 2020 | 18:42 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB