Usai Didiagnosis Kanker Otak, Balita 4 Tahun Terinfeksi Corona Covid-19

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 18 April 2020 | 09:30 WIB
Usai Didiagnosis Kanker Otak, Balita 4 Tahun Terinfeksi Corona Covid-19
Ilustrasi balita sakit (Pexels)

Suara.com - Matteo Ferruzzi, seorang balita laki-laki 4 tahun asal New York dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19, setelah didiagnosis menderita kanker otak.

Padahal Matteo Ferruzzi harus menjalani perawatan kemoterapi setidaknya selama satu tahun untuk mengendalikan tumor otaknya. Karena, tumor otak ganas Matteo yang bersifat kanker itu tidak bisa dioperasi.

Mulanya, Matteo menunjukkan gejala sakit kepala dan sakit perut pada Febuari 2020. Saat itu dokter mengira Matteo tertular virus perut atau pencernaan.

Tetapi, orangtua Matteo sempat meragukan hasil pemeriksaann dokter. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, dokter mata mengungkapkan ada saraf optik Matteo yang membengkak.

Kemudian, Matteo dilarikan ke Pusat Medis Anak Cohen di New Hyde Park untuk menjalani MRI. Jennifer Ferruzzi, ibu Matteo pun mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres begitu banyak dokter menangani anaknya.

Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)
Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)

Jennifer pun diberi tahu bahwa Matteo memiliki massa besar di otaknya. Selain itu, Matteo juga memiliki hidrosefalus, yakni penumpukan cairan serebrospinal di otak. Sehingga para dokter menyarankan operasi segera.

"Saat itu adalah malam terburuk dalam hidupku, hari itu bagaikan mimpi buruk orangtua," kata Jennifer dikutip dari Fox News.

Tak lama setelah operasi otak, staf medis meminta keluarga Matteo lebih baik kembali ke rumah karena masih ada wabah virus corona Covid-19.

Saat di rumah, penumpukan cairan di otak Matteo sangat cepat dan ia kembali menjalani operasi otak 2 hari kemudian. Dokter lantas menempatkan shunt di kepala Matteo.

baca juga

Shunt itu berfungsi sebagai keran tulang belakang dan meletakkan post di dadanya untuk kemoterapi. Keputusan ini dieksekusi dengan cepat, karena operasi elektis di AS harus ditunda selama pandemi virus corona Covid-19.

Di tengah kepanikan menemani anaknya, Jennifer sebagai ibu justru mengalami gejala infeksi virus corona Covid-19. Hasilnya tesnya menyatakan positif sehingga ia harus mengarantuna diri selama 14 hari.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi ibu dan balita. (Sumber: Shutterstock)

Jennifer sempat berpikir bahwa dirinya terinfeksi virus corona Covid-19 ketika berada di rumah sakit menemani anaknya. Meskipun Jennifer juga tidak yakin 100 persen.

"Hari itu sangat sulit karena dia baru saja dioperasi dan saya tidak bisa menemaninya dan membuat Matteo merasa lebih baik," kata Jennifer.

Tak lama kemudian, suami Jennfer, Anthony dan anaknya Matteo juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19. Bahkan orangtua Jennifer yang mengawasi kakak, adik dan saudara kembar Matteo juga positif corona Covid-19.

Beruntungnya, mereka hanya mengalami gajal infeksi virus corona Covid-19 yang ringan. Sehingga hanya diminta untuk mengisolasi diri masing-masing selama 14 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perawat ini Meninggal Setelah Lawan Virus Corona Covid-19 saat Hamil

Perawat ini Meninggal Setelah Lawan Virus Corona Covid-19 saat Hamil

Health | Sabtu, 18 April 2020 | 08:50 WIB

Fakta Mahasiswa STT Bethel Terpapar Virus Corona

Fakta Mahasiswa STT Bethel Terpapar Virus Corona

Video | Jum'at, 17 April 2020 | 20:30 WIB

98 Mahasiswa Diisolasi di Asrama STT Bethel, Dinsos DKI Janji Pasok Makanan

98 Mahasiswa Diisolasi di Asrama STT Bethel, Dinsos DKI Janji Pasok Makanan

News | Jum'at, 17 April 2020 | 19:14 WIB

Tertinggi Ketiga di ASEAN, Malaysia Laporkan 69 Kasus Virus Corona Baru

Tertinggi Ketiga di ASEAN, Malaysia Laporkan 69 Kasus Virus Corona Baru

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 19:08 WIB

Terkini

Buntut Dugaan Asusila, Seluruh Santri Ponpes Dar Et Tauhid Dipulangkan

Buntut Dugaan Asusila, Seluruh Santri Ponpes Dar Et Tauhid Dipulangkan

Bekaci | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Semua Happy saat BBM Langka, Bapak Ini Bagi-bagi Tuak ke Pengantre Pertalite di Bali

Semua Happy saat BBM Langka, Bapak Ini Bagi-bagi Tuak ke Pengantre Pertalite di Bali

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Kabut Asap Menggila, PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta ASEAN Turun Tangan Urus Karhutla RI

Kabut Asap Menggila, PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta ASEAN Turun Tangan Urus Karhutla RI

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Aktivitas Usaha RI Mulai Loyo, Penyerapan Tenaga Kerja Makin Seret

Aktivitas Usaha RI Mulai Loyo, Penyerapan Tenaga Kerja Makin Seret

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Habiburokhman Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Bumerang bagi Demokrasi

Habiburokhman Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Bumerang bagi Demokrasi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Bukan Hanya Konsol! Xbox Siapkan Family of Devices lewat Project Helix

Bukan Hanya Konsol! Xbox Siapkan Family of Devices lewat Project Helix

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Facial Foam dan Facial Wash Apakah Sama? Ini Perbedaan dan Cara Memilihnya

Facial Foam dan Facial Wash Apakah Sama? Ini Perbedaan dan Cara Memilihnya

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Pemerintah Geber Ekonomi Digital demi Kejar Pertumbuhan 6 Persen di 2027

Pemerintah Geber Ekonomi Digital demi Kejar Pertumbuhan 6 Persen di 2027

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:47 WIB

×