3 Cara Mencegah Kacamata Berembun Akibat Pemakaian Masker saat Wabah Corona

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 18 April 2020 | 07:40 WIB
3 Cara Mencegah Kacamata Berembun Akibat Pemakaian Masker saat Wabah Corona
Pejalan kaki berkacamata menggunakan masker saat melintasi daerah Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa, (11/2).[Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - 3 Cara Mencegah Kacamata Berembun Akibat Pemakaian Masker saat Wabah Corona.

Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan semua orang untuk memakai masker saat di luar rumah, pada awal April lalu.

Mereka menyatakan penggunaan masker kain untuk masyarakat biasa, dan masker bedah atau N95 bagi para petugas medis yang melayani pasien.

Tapi bagi para pengguna kacamata, masker bisa jadi bumerang karena bisa mengganggu penglihatan. Ini akibat embun atau uap yang menempel di kacamata sehingga pengelihatan jadi kabur.

"Embun yang menghalangi kacamata akan mengurangi kemamphan lensa untuk mengirimkan kontras gambar yang jelas," ungkap artikel yang diterbitkan Annals of The Royal College of Surgeons of England, mengutip laman Forbes, Jumat (17/4/2020).

Penumpang mengenakan masker saat naik MRT Jakarta. (Foto: Bagaskara Isdiansyah)
Penumpang mengenakan masker saat naik MRT Jakarta. (Foto: Bagaskara Isdiansyah)

Tapi tidak usah panik, karena ada sejumlah tips yang bisa dilakukan agar kacamata tidak berembun.

Berikut tiga cara agar kacamata tidak berembun akibat pemakaian masker:

1. Letakkan Tisu di Dalam Masker

Jika Anda melipat tisu melintang secara horizontal dan meletakkannya di antara wajah dan masker, ini akan menjadi semacam jembatan dari hidung. Sehingga bisa menghalangi kelembaban uap air dari napas dan akan diserap oleh tisu. Sehingga uap air tidak sampai ke kacamata dan membuat berembun.

2. Pakai Masker Dengan Lekukan Hidung

Wanita Menggunakan Masker
Wanita Menggunakan Masker

Beberapa masker memiliki kawat di bagian atas hidung, dan apabila di tekan di bagaian atas hidung masker, maka uap air tidak akan keluar melalui celah atas dan berhembus melalui mulut.

3. Cuci Kacamata Dengan Air Sabun

Mencuci kacamata dengan air sabun akan membuat lensa menjadi tipis, sehingga molekul air akan menyebar merata sehingga uap air tidak akan menghalangi pandangan.

Bagaimana, mudah sekali kan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Filtrasi Lebih Tinggi, Muncul Masker N99

Punya Filtrasi Lebih Tinggi, Muncul Masker N99

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 16:40 WIB

Percikan Air Liur Bisa Melompat Lebih dari Satu Meter, Masker Jadi Solusi

Percikan Air Liur Bisa Melompat Lebih dari Satu Meter, Masker Jadi Solusi

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 14:20 WIB

Pria Ini Bingung Sudah Pakai Masker Tetap Disetop Polisi, Ternyata...

Pria Ini Bingung Sudah Pakai Masker Tetap Disetop Polisi, Ternyata...

News | Jum'at, 17 April 2020 | 13:51 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB