alexametrics

Virus Corona Bisa Menyebar dari Paket Belanja dan Makanan Pesan Antar?

Risna Halidi
Virus Corona Bisa Menyebar dari Paket Belanja dan Makanan Pesan Antar?
Ilustrasi paket belanja online / online shop

Masyarakat Indonesia banyak mengandalkan belanja online dan layanan pesan antar baik itu untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari maupun membeli makanan.

Suara.com - Virus Corona Bisa Menyebar dari Paket Belanja dan Makanan Pesan Antar?

Sejak diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masyarakat Indonesia banyak mengandalkan belanja online dan layanan pesan antar baik itu untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari maupun membeli makanan.

Dan menurut banyak pakar, virus corona penyebab sakit Covid-19 dapat bertahan di beberapa jenis permukaan selama sembilan hari atau lebih, termasuk bisa saja, paket belanja online.

Hal itu lalu menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat meski pelaku dagang online maupun perusahaan pengantaran memastikan mereka sudah menjalankan prosedur kebersihan untuk paket kiriman, Prosedur kesehatan antara lain menyemprotkan disinfektan pada paket sampai membekali kurir dengan masker dan cairan pembersih tangan.

Baca Juga: Bisnis Sawit Bakal Merugi 3 Bulan ke Depan Akibat Corona, Buruh Jadi Korban

Selain itu, kurir juga menerapkan contactless delivery atau pengantaran tanpa kontak dengan menaruh paket di tempat yang telah disetujui.

Tapi, bagaimana kata ahli? Menurut The Center for Disease Control and Prevention yang dikutip Suara.com dari Antara hari ini, menyatakan risiko virus corona menyebar lewat paket belanja online sangat kecil karena barang sudah berpindah-pindah selama berhari-hari.

World Health Organization juga berpendapat, kecil kemungkinannya paket belanja online terpapar virus setelah mengalami berbagai kondisi. WHO juga menetapkan risiko orang terkena virus dari paket belanja online tergolong kecil.

Sementara itu, untuk layanan pesan antar makanan, Food and Drug Administration (FDA) AS mengatakan belum ada bukti virus bisa menular dari makanan atau paket.

Meski risiko tertular virus corona dari paket belanja online kecil, masyarakat diminta tetap harus waspada dan menjaga kebersihan saat menerima paket. Disarankan segera mencuci tangan selama 20 detik begitu menerima atau membuka paket belanja. Setelah itu, segera buang pembungkus dan cuci tangan lagi.

Baca Juga: Takut Tertular Corona, Napi Mengamuk dan Tawan 7 Sipir Penjara

Komentar