Olahraga Intensitas Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Terinfeksi Covid-19

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:24 WIB
Olahraga Intensitas Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi kelelahan olahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini kita berpikir kalau olahraga dapat memingkatkan kekebalan tubuh sehingga mampu melindungi kita dari infeksi virus dan penyakit, termasuk Covid-19.

Tapi, ternyata berolahraga terlalu keras pun tidak baik untuk kesehatan. Di masa pandemi ini, kita justru disarankan untuk tidak melakukan olahraga intensitas tinggi.

Dokter spesialis olahraga dr. Michael Triangto, Sp.KO mengatakan olahraga intensitas tinggi hanya akan memperbesar risiko terinfeksi penyakit, termasuk Covid-19.

Dalam kurva Immune Function and Exercise 2011 digambarkan hubungan antara intensitas olahraga, daya tahan tubuh, dan infeksi penyakit. Ada tiga titik, pertama titik kiri atas, kedua titik tengah terendah, dan ketiga titik kanan yang melonjak hingga ke atas.

"Kalau kita tidak berolahraga, itu adanya di titik pertama, kemungkinan risiko terhadap infeksi dan imunitas tubuh kita tidak olahraga. Begitu kita mau olahraga ringan sampai sedang, kita ada di titik kedua yang paling rendah," jelas dr. Michael saat berbincang dengan Suara.com, Kamis (14/5/2020).

Titik kedua ketika kita melakukan olahraga dengan intensitas ringan atau sedang, maka risiko terinfeksi penyakit adalah yang terendah atau paling minimal, karena daya tahan tubuh menjadi semakin kuat.

"Kalau kita olahraga berat, itu ada di titik ketiga yang lebih tinggi daripada tidak berolahraga, di titik pertama. Itu kemungkinan terinfeksi sangat besar, temasuk mengalami cidera," terangnya.

Bagaimana kita tahu kalau olahraga yang kita lakukan termasuk intensitas sedang atau tinggi? Kalau saat berolahraga kita masih bisa berbicara walau terengah-engah, maka itu artinya olahraga kita termasuk intensitas ringan dan sedang.

Sedangkan pada olahraga intensitas tinggi, kita tidak akan bisa berbicara ketika sedang berolahraga. Segeralah turunkan intensitas olahraga tersebut.

baca juga

Dr. Michael juga menyebutkan bahwa olahraga berat di masa pandemi Covid-19 ini dirasa tidak ada gunanya. Apalagi saat ini umat islam tengah menjalankan ibadah puasa. Olahraga intensitas tinggi yang dibarengi dengan puasa, bisa semakin memperburuk kesehatan.

"Jadi bisa dipahami kenapa yang berat jadi seperti itu. Sebetulnya dalam kondisi berat-berat, ngapain orang kurang kerjaan. Bulan puasa, ngapain," tutup dr. Michael.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tangkap Penjual Surat Keterangan Bebas Covid-19 Palsu di Bali

Polisi Tangkap Penjual Surat Keterangan Bebas Covid-19 Palsu di Bali

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:05 WIB

Ngeri, Virus Corona Covid-19 20 Kali Lebih Mematikan dari Flu Biasa

Ngeri, Virus Corona Covid-19 20 Kali Lebih Mematikan dari Flu Biasa

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 12:32 WIB

Ahli Temukan Pasien Corona Covid-19 Alami Pneumatosis, Apa Maksudnya?

Ahli Temukan Pasien Corona Covid-19 Alami Pneumatosis, Apa Maksudnya?

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 11:51 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×