Jelang Hari Raya Idul Fitri, Benarkah Santan Tingkatkan Kadar Kolesterol?

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 21 Mei 2020 | 21:00 WIB
Jelang Hari Raya Idul Fitri, Benarkah Santan Tingkatkan Kadar Kolesterol?
Ilustrasi opor ayam saat lebaran (Pixabay/polymanu)

Suara.com - Beberapa hari lagi seluruh umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan akan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Di hari penuh kemenangan, menu opor ayam adalah makanan yang khas di Hari Raya Idul Fitri. Semua orang semestinya menikmati hidangan ini penuh semangat dan kegembiraan.

Sayangnya, beberapa orang mungkin ragu-ragu atau terpaksa harus menghindari opor ayam karena masalah kesehatan.

Karena, opor ayam mengandung santan yang dinilai bisa meningkatkan kadar kolesterol. Sehingga mengonsumsinya terlalu banyak bisa menyebabkan masalah kesehatan kronis lainnya.

Dilansir oleh Live Strong, santan adalah susu nabati yang kaya nutrisi dan mengandung banyak lemak jenuh. Kandungan lemak jenuh inilah yang dianggap buruk bagi kesehatan karena bisa meningkatkan kolesterol serta risiko penyakit jantung.

Tapi, bagaimana dengan santan kelapa alami? Satu masalah lain dari produk santan instan adalah kandungan gula tambahannya.

Santan punya manfaat bagi kesehatan. (Shutterstock)
Ilustrasi santan kelapa. (Shutterstock)

Sebaliknya, santan alami tidak memiliki tambahan gula dan berbagai nutrisi bermanfaat. Namun, santan alami memiliki kandungan lemak yang jauh lebih tinggi.

Kebanyakan orang yang menjalani diet standar 2.000 kalori hanya mengonsumsi 65 gram lemak setiap harinya. Kurang darri 20 gram harusberasal dari lemak jenuh.

Artinya, kandungan lemak jenis tinggi dari santan bisa memenuhi batas harian lemak yang dibutuhkan oleh diet.

baca juga

Sedangkan, The American Heart Association merekomendasikan semua orang untuk menghindari lemak jenuh karena bisa meningkatkan kolesterol dan memengaruhi kesehatan jantung.

Lemak jenuh biasanya dikaitkan dengan lemak hewani, seperti mentega dan banyak jenis sayuran tropis.

Namun, The Coconut Palm mengatakan berbagai penelitian tidak menyetujui hal tersebut. Mereka justru menemukan kandungan lemak kelapa menjadi netral untuk masalah kesehatan.

European Journal of Nutrition pun menunjukkan bahwa lemak dalam kelapa tidak bisa memengaruhi trigliserida, kolesterol atau risiko kardiometabolik lainnya.

Sebaliknya, konsumsi produk kelapa olahan itulah yang sering terbukti bisa meningkatkan kolesterol dan risiko penyakit jantung, berbeda dengan santan alami.

Perlu dipahami bahwa kelapa memiliki campuran asam lemak jenuh rantai panjang dan rantai pendek. Tapi, sebagian besar adalah asam lemak rantai menengah.

Tak seperti lemak jenuh lainnya, asam lemak rantai menengah bisa bermanfaat bagi jantung. Tetapi, banyak penelitian yang masih bertentangan mengenai hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lebaran, Bisnis Kue Pebulutangkis Nasional Pia Zebadiah Laris Manis

Jelang Lebaran, Bisnis Kue Pebulutangkis Nasional Pia Zebadiah Laris Manis

Sport | Kamis, 21 Mei 2020 | 19:07 WIB

Pedagang Kulit Ketupat Musiman Mulai Ramai di Pasar Palmerah

Pedagang Kulit Ketupat Musiman Mulai Ramai di Pasar Palmerah

Foto | Kamis, 21 Mei 2020 | 19:00 WIB

5 Tips Mengatur Keuangan saat Lebaran

5 Tips Mengatur Keuangan saat Lebaran

Video | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:35 WIB

Terkini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

×