Tidak Ada Posyandu, Ini Prosedur Imunisasi Anak saat Pandemi

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 02 Juni 2020 | 17:38 WIB
Tidak Ada Posyandu, Ini Prosedur Imunisasi Anak saat Pandemi
Ilustrasi Tidak Ada Posyandu, Ini Prosedur Imunisasi Anak saat Pandemi

Suara.com - Tidak Ada Posyandu, Ini Prosedur Imunisasi Anak saat Pandemi

Pandemi Covid-19 membuat para orangtua ragu membawa anaknya diimunisasi ke rumah sakit.

Apalagi kegiatan posyandu saat ini sulit dilakukan. Padahal imunisasi sangat penting untuk anak dan harus sesuai jadwal.

Sekretaris Humas Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Cathrine Mayung Sambo, Sp.A(K) membeberkan rekomendasi IDAI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk menjalankan program imunisasi anak tetap berjalan.

Ilustrasi Tidak Ada Posyandu, Ini Prosedur Imunisasi Anak saat Pandemi. (Shutterstock)

Salah satunya dengan program triase, yaitu memisahkan anak sehat yang akan diimunisasi dan anak yang sakit saat di fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik, atau rumah sakit.

"Anak imunisasi itu anak sehat, jadi harus tetap sehat dan kunjungannya tidak dicampur antara anak-anak yang berobat karena sakit, terutama sakit karena saluran napas. Jadi itu perlu dilakukan triase, memisahkan anak yang sehat datang ketika kunjungan imunisasi dengan anak yang sakit untuk berobat," ujar dr. Mayung saat berdiskusi dengan Unicef dan AJI Indonesia, Selasa (2/6/2020).

Ia mengatakan, karena banyak jadwal imunisasi yang terlewat maka IDAI dan Kemenkes menerapkan program Imunisasi Kejar.

Hal ini karena imunisasi tetap harus dilakukan sesuai jadwal dan tidak boleh terlewat.

"Banyak jadwal imunasi terlewat disarankan untuk dikejar, setiap imunisasi setiap imunisasi setelah usia yang direkomendasikan. Misalnya ada yang terlambat ada yang terlewat, orangtua atau pengasuh lupa sudah pernah diberikan atau belum," jelasnya.

baca juga

Imunisasi kejar ini bisa dilakukan berdasarkan buku catatan KIA (kesehatan ibu dan anak).

Keberadaan kartu ini sangat penting sebagai panduan jadwal dan apa saja imunisasi yang sudah dijalani anak.

"Dalam pandemi banyak yang tertunda, diharapkan imunisasi berjalan normal, supaya hak anak ini dapat terpenuhi. Mohon disampaikan ada beberapa vaksin yang harus diberikan sesuai jadwal, misalnya hepatitis B0 saat baru lahir, BCG atau polio, campak, rubella atau MR," paparnya.

Berikut rekomendasi IDAI, jadwal imunisasi anak sesuai yang tidak boleh dilewatkan atau ditunda meskipun selama pandemi Covid-19, seperti sebagai berikut:

- Bayi baru lahir itu sebaiknya semua bayi menerima vaksinasi hepatitis B dikatakan namanya hepatitis B0.

- Untuk polio tetes, oral. Usia 1 bulan dapat BCG, usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan dapat imunisasi pentavalen dan polio tetes.

- Di usia 4 bulan juga dapat imunisasi polio yang disuntik IPV namanya.

- Usia 9 bulan yang tadinya diberikan imunisasi campak sekarang diberikan vaksin MR. Campak rubella untuk mencegah kemungkinan terjadinya sindrom rubella komunital yang terjadi di generasi berikutnya.

- Kemudian 18 bulan kita anggap juga sebagai imunisasi dasar untuk jadwal imunisasi pentavalen 4, polio tetes serta MR kedua.

- Lalu bisa juga ditambah imunisasi PCV, influenza dan bisa diberikan pada usia 15 bulan.

Jadi, jangan sampai lewatkan jadwal imunisasi anak ya moms!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Minta Imunisasi Anak Tetap Berjalan Saat Pandemi Corona

Pemerintah Minta Imunisasi Anak Tetap Berjalan Saat Pandemi Corona

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 17:18 WIB

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Imunisasi Anak, ini Survei Save The Children!

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Imunisasi Anak, ini Survei Save The Children!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:46 WIB

UNICEF: Pandemi Covid-19 Mengganggu Program Imunisasi Anak-anak

UNICEF: Pandemi Covid-19 Mengganggu Program Imunisasi Anak-anak

News | Rabu, 29 April 2020 | 13:58 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×