Dokter Ungkap Alasan Sebaiknya Bawa Helm Sendiri saat Naik Ojek Online

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 13 Juni 2020 | 15:08 WIB
Dokter Ungkap Alasan Sebaiknya Bawa Helm Sendiri saat Naik Ojek Online
Ilustrasi: Dokter Ungkap Alasan Sebaiknya Bawa Helm Sendiri saat Naik Ojek Online . [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Sejumlah aturan memasuki fase normal baru atau new normal baru telah diterapkan, termasuk ketika menaiki ojek online.

Sempat beredar kabar bahwa masyarakat disarankan untuk membawa helm sendiri sendiri ketika hendak naik ojek online.

Ternyata ada alasan tersendiri di balik aturan tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Junior Doctors Network Indonesia (JDNI) dr Andi Khomaini, SpPD, seperti dilansir dari Antara.

INFOGRAFIS: New Normal Starter Pack Saat Naik Ojek Online
INFOGRAFIS: New Normal Starter Pack Saat Naik Ojek Online

"Harus bawa helm sendiri, karena setiap orang bertanggung jawab pada dirinya sendiri dan tidak menyebarkan penyakit kepada orang lain," kata dokter Spesialis Penyakit Dalam itu pada gelar wicara bertema "Aman dan Nyaman Naik Ojek Online" secara daring di Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Tidak hanya itu, ia juga menyarankan agar penumpang juga harus menggunakan masker.

Pada saat yang sama, sebagian besar ojek daring juga harus dilengkapi partisi pelindung yang membatasi penumpang dan pengemudi.

Sehingga, terdapat tiga lapis pelindung saat penumpang menggunakan layanan ojek daring yakni masker, helm, dan juga partisi pelindung.

"Sudah ada upaya seperti ini dan itu akan membuat potensi penularan berkurang," katanya.

Menurut Andi, langkah ini tidak hanya melindungi penumpang dari penularan Covid-19, namun juga dari penyakit menular lainnya seperti tuberkolusis (TBC).

baca juga

Selain itu, penumpang juga disarankan untuk selalu membawa pembersih tangan, dan menggunakannya sebelum dan sesudah menggunakan layanan ojek daring.

Perlindungan seperti masker, helm, dan partisi, menurut Andi Khomaini, sudah cukup untuk memberikan rasa aman kepada pengemudi dan juga pengguna.

Sejumlah pengemudi ojek juga mengatakan telah menyiapkan peralatan tersebut. Seperti misalnya Adilla Lestari yang menyiapkan masker bagi penumpang yang tidak mengenakan masker.

"Awalnya ngeri juga, khawatir, takut, dan lainnya. Tapi mau bagaimana, kita harus mencari makan di jalan," katanya.

Meski demikian, ia selalu mengenakan masker dan membawa penyanitasi tangan. Untuk pembayaran lebih banyak menggunakan uang elektronik, demikian Adilla Lestari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Risiko Aktivitas Sehari-hari terhadap Penularan Covid-19

5 Risiko Aktivitas Sehari-hari terhadap Penularan Covid-19

Video | Sabtu, 13 Juni 2020 | 14:01 WIB

Ojek Online di Bandung Boleh Bonceng Penumpang, Tapi Belum Bisa Dipesan

Ojek Online di Bandung Boleh Bonceng Penumpang, Tapi Belum Bisa Dipesan

Jabar | Rabu, 10 Juni 2020 | 13:27 WIB

Ojek Online Boleh Beroperasi, GOJEK: Penumpang Bawa Helm Pribadi

Ojek Online Boleh Beroperasi, GOJEK: Penumpang Bawa Helm Pribadi

News | Senin, 08 Juni 2020 | 11:55 WIB

Terkini

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

×