Waspada, Kecemasan dan Tekanan Darah Tinggi Saling Berhubungan

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Kamis, 18 Juni 2020 | 17:26 WIB
Waspada, Kecemasan dan Tekanan Darah Tinggi Saling Berhubungan
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Suara.com - Kecemasan dan tekanan darah tinggi kadang-kadang bisa berjalan beriringan. Kecemasan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi begitupun tekanan darah tinggi yang dapat memicu perasaan cemas.

Dilansir dari Medical News Today, dokter mencirikan kecemasan sebagai perasaan sangat khawatir atau takut. Ini menyebabkan banyak gejala fisik, termasuk peningkatan detak jantung dan pernapasan yang dangkal. Masa-masa kecemasan juga sementara waktu dapat meningkatkan tekanan darah.

Sementara itu, memiliki tekanan darah tinggi jangka panjang atau hipertensi dapat menyebabkan orang merasa cemas tentang kesehatan dan masa depan mereka.

Kecemasan sendiri disebut menyebabkan pelepasan hormon stres dalam tubuh. Hormon-hormon ini memicu peningkatan denyut jantung dan penyempitan pembuluh darah. Kedua perubahan ini menyebabkan tekanan darah naik, kadang-kadang secara dramatis.

Peningkatan tekanan darah yang diinduksi oleh kecemasan bersifat sementara dan akan mereda begitu kecemasan berkurang. Namun, secara teratur memiliki tingkat kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, ginjal, dan pembuluh darah, seperti halnya hipertensi jangka panjang.

Sebuah tinjauan tahun 2015 terhadap penelitian yang ada menunjukkan bahwa orang yang memiliki kecemasan yang intens lebih berisiko terhadap hipertensi daripada mereka yang memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah. Akibatnya, para peneliti menyimpulkan bahwa deteksi dini dan pengobatan kecemasan sangat penting pada orang dengan hipertensi.

Sementara memiliki tekanan darah tinggi dapat memicu perasaan cemas pada sebagian orang. Mereka yang diagnosa dengan hipertensi mungkin khawatir tentang kesehatan mereka dan masa depan mereka.

Kadang-kadang, gejala hipertensi yang meliputi sakit kepala, pandangan kabur, dan sesak napas, bisa cukup untuk menyebabkan panik atau kecemasan.

Ilustrasi kecemasan (Shutterstock)
Ilustrasi kecemasan (Shutterstock)

Melansir dari Express, sebuah penelitian Perpustakaan Nasional Obat-Obatanan Nasional Institut Kesehatan AS juga menyelidiki hubungan antara kecemasan dan hipertensi.

baca juga

Studi ini mencatat, bahwa studi epidemiologis telah berulang kali menyelidiki hubungan antara kecemasan dan hipertensi.

"Penelitian ini bertujuan untuk merangkum bukti saat ini dari studi cross-sectional dan prospektif yang mengevaluasi hubungan ini," catat para peneliti.

Studi ini menyimpulkan bahwa hasil dari studi mereka menunjukkan bahwa ada hubungan antara kecemasan dan peningkatan risiko hipertensi. Hasil mendukung adanya deteksi dini dan manajemen kecemasan pada pasien hipertensi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Macam-macam Jenis Obat Darah Tinggi yang Umum Digunakan

Kenali Macam-macam Jenis Obat Darah Tinggi yang Umum Digunakan

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 21:44 WIB

Pelaksanaan New Normal Sembarangan Kok Bisa Timbulkan Gangguan Kecemasan?

Pelaksanaan New Normal Sembarangan Kok Bisa Timbulkan Gangguan Kecemasan?

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 20:47 WIB

Penelitian: Seledri Bisa Menjadi Salah Satu Penurun Tekanan Darah Tinggi

Penelitian: Seledri Bisa Menjadi Salah Satu Penurun Tekanan Darah Tinggi

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:38 WIB

Terkini

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

×