Perlu Tahu, 6 Makanan Sehat yang Ternyata "Sampah"

Yasinta Rahmawati

Kamis, 09 Juli 2020 | 08:00 WIB
Perlu Tahu, 6 Makanan Sehat yang Ternyata "Sampah"
Ilustrasi diet vegetarian. (Shutterstock)

Suara.com - Makanan sehat memang baik untuk tubuh. Namun sayangnya, ada juga makanan yang mungkin tampak sehat di permukaan saja dan memiliki efek samping.

Bahkan, makanan tersebut bisa saja mengandung bahan-bahan berbahaya yang dapat meniadakan manfaat dari makanan lain yang benar-benar sehat. Hasilnya, ia hanya akan menjadi "sampah" dalam tubuh.

Maka dari itu, ada baiknya untuk cermat memilih makanan sehat dan jangan sampai terkecoh dengan labelnya.

Hanya karena label mengklaim makanan itu "sehat" tidak berarti Anda bisa langsung menganggapnya sehat. Dirangkum dari Medical Daily, berikut makanan sehat yang sebenarnya adalah "sampah".

1. Saus salad
Sayuran tidak diragukan lagi akan kesehatannya. Tetapi untuk membuatnya lebih lezat, banyak yang menggunakan saus salad agar menambah rasa.

Masalahnya, banyak saus salad diisi dengan gula, minyak sayur, lemak trans dan bahan-bahan tidak sehat lainnya, bersama dengan berbagai bahan kimia buatan. Saus salad pada akhirnya dapat meniadakan manfaat kesehatan dari sayuran.

Yang terbaik adalah memeriksa daftar bahan sebelum menggunakan saus salad atau membuat sendiri menggunakan bahan sehat.

Ilustrasi ragam dressing untuk salad. (Shutterstock)
Ilustrasi ragam dressing untuk salad. (Shutterstock)

2. Jus buah kemasan
Berlawanan dengan apa yang dikatakan label, kebanyakan jus buah kemasan tidak benar-benar terbuat dari buah asli. Padahal, yang Anda minum adalah air gula rasa buah yang terbuat dari bahan kimia yang rasanya seperti buah.

Bahkan 100 persen jus buah alami masih bukan pilihan yang sehat karena hal-hal baik dari buah yang sebenarnya (terutama serat) dihilangkan selama proses pembuatan jus, hanya menyisakan gula dalam produk akhir.

baca juga

3. Junkfood rendah karbohidrat
Populer selama beberapa dekade, diet rendah karbohidrat telah dikonfirmasi oleh penelitian untuk secara efektif menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan. Sayangnya, produsen makanan telah mengikuti tren tersebut, sebagai akibatnya memproduksi makanan olahan rendah karbohidrat yang "ramah" di pasaran.

Meskipun makanan ini dapat dikonsumsi sesekali tanpa mengacaukan metabolisme Anda, mereka tidak benar-benar menyehatkan tubuh dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengidap Diabetes, Halle Berry Stop Konsumsi 3 Makanan Ini

Mengidap Diabetes, Halle Berry Stop Konsumsi 3 Makanan Ini

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:21 WIB

Nemu Bungkus Makanan Kotor, Warganet Takjub dengan Isinya

Nemu Bungkus Makanan Kotor, Warganet Takjub dengan Isinya

Tekno | Rabu, 08 Juli 2020 | 10:30 WIB

Bolehkah Kucing Hanya Diberi Makanan Kering?

Bolehkah Kucing Hanya Diberi Makanan Kering?

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×