Benarkah Lapar Memengaruhi Suasana Hati? Begini Kata Ahli

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Sabtu, 11 Juli 2020 | 20:00 WIB
Benarkah Lapar Memengaruhi Suasana Hati? Begini Kata Ahli
Ilustrasi lapar, yang ternyata bikin orang mudah stres [shutterstock]

Suara.com - Jangan ganggu orang lapar!

Tampaknya penyataan itu muncul bukan tanpa alasan. Sebab, sebuah penelitian baru mengungkapkan bahwa lapar ternyata memang berpengaruh pada suasana hati. 

Dilansir dari Science Daily, para peneliti dari University of Guelph telah mengungkapkan bahwa penurunan tiba-tiba glukosa yang kita alami ketika lapar dapat memengaruhi suasana hati.

"Kami menemukan bukti bahwa perubahan kadar glukosa dapat memiliki efek pada suasana hati," kata Prof. Francesco Leri, Departemen Psikologi. 

"Saya skeptis ketika orang-orang akan mengatakan kepada saya bahwa mereka menggerutu jika mereka tidak makan, tetapi sekarang saya percaya. Hipoglikemia adalah penekan fisiologis dan psikologis yang kuat," imbuhnya.

Penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Psychopharmacology. Studi ini meneliti dampak penurunan glukosa mendadak pada perilaku emosional dengan menginduksi hipoglikemia pada tikus.

Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan berteriak saat marah. (Shutterstock)

"Ketika orang berpikir tentang keadaan suasana hati negatif dan stres, mereka berpikir tentang faktor psikologis, belum tentu faktor metabolisme," kata mahasiswa PhD Thomas Horman, yang memimpin penelitian. 

"Tapi kami menemukan perilaku makan yang buruk dapat berdampak (pada suasana hati)," imbuhnya.

Tikus-tikus itu disuntik dengan pemblokir metabolisme glukosa yang menyebabkan mereka mengalami hipoglikemia dan kemudian ditempatkan di ruang khusus. 

baca juga

Pada kesempatan terpisah, mereka diberi suntikan air dan ditempatkan di ruang yang berbeda. Ketika diberi pilihan kamar mana yang akan dimasuki, mereka secara aktif menghindari kamar mana mereka mengalami hipoglikemia.

"Jenis perilaku menghindar ini merupakan ekspresi dari stres dan kecemasan," kata Leri. 

"Hewan-hewan menghindari kamar itu karena mereka memiliki pengalaman yang menegangkan di sana. Mereka tidak ingin mengalaminya lagi," tambahnya. 

Para peneliti menguji kadar darah tikus setelah mengalami hipoglikemia dan menemukan lebih banyak kortikosteron, indikator stres fisiologis. Tikus-tikus itu juga tampak lebih lamban ketika diberi pemblokir metabolisme glukosa.

"Anda mungkin berpendapat bahwa ini karena mereka membutuhkan glukosa untuk membuat otot mereka bekerja," kata Leri. 

"Tapi ketika kita memberi mereka obat antidepresan yang umum digunakan, perilaku lamban tidak diamati. Hewan-hewan bergerak secara normal. Ini menarik karena otot mereka masih belum mendapatkan glukosa, tetapi perilaku mereka berubah," tambahnya.

ilustrasi perempuan marah, kesal
ilustrasi perempuan marah, kesal

Bagi orang yang mengalami kecemasan atau depresi, hasil studi ini memiliki implikasi untuk perawatan.

"Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang mengalami depresi dan kecemasan dapat berbeda dari satu orang ke orang lain. Mengetahui bahwa nutrisi adalah faktor, kita dapat memasukkan kebiasaan makan ke dalam pengobatan yang memungkinkan," kata Horman.

"Temuan ini juga memberikan wawasan tentang hubungan antara depresi dan penyakit seperti obesitas, diabetes, bulimia dan anoreksia," imbuh Horman.

Setelah menetapkan bahwa hipoglikemia berkontribusi terhadap keadaan mood negatif, para peneliti berencana untuk menentukan apakah hipoglikemia kronis jangka panjang merupakan faktor risiko untuk mengembangkan perilaku seperti depresi.

Meskipun melewatkan satu kali makan dapat membuat Anda lapar, temuan ini menunjukkan suasana hati Anda dapat terpengaruh jika melewatkan makan menjadi kebiasaan.

"Suasana hati yang buruk dan makan yang buruk bisa menjadi lingkaran setan di mana jika seseorang tidak makan dengan benar, mereka dapat mengalami penurunan suasana hati, dan penurunan suasana hati ini dapat membuat mereka tidak mau makan," ujar Horman.

"Jika seseorang terus-menerus kehilangan makanan dan terus-menerus mengalami stresor ini, responsnya dapat memengaruhi keadaan emosi mereka pada tingkat yang lebih konstan," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baik untuk Kesehatan Mental, Jalan-Jalan di Dekat Sumber Air yuk!

Baik untuk Kesehatan Mental, Jalan-Jalan di Dekat Sumber Air yuk!

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:41 WIB

Kurangi! 4 Makanan Enak Ini Ternyata Bisa Memperburuk Suasana Hati

Kurangi! 4 Makanan Enak Ini Ternyata Bisa Memperburuk Suasana Hati

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:13 WIB

Suasana Hati Buruk? Perbanyak Minum Air Putih!

Suasana Hati Buruk? Perbanyak Minum Air Putih!

Health | Sabtu, 27 Juni 2020 | 11:10 WIB

Terkini

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:09 WIB

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

×