Studi: Kematian HIV, TB dan Malaria Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 16 Juli 2020 | 14:22 WIB
Studi: Kematian HIV, TB dan Malaria Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi Pandemi Covid-19 (pexels)

Suara.com - Sebuah studi telah memprediksi bahwa kematian akibat HIV, malaria, dan tuberkulosis (TB) akan meningkat di negara miskin dan menengah, di mana pandemi memengaruhi sistem kesehatan mereka yang sudah lemah.

Studi ini memperkirakan selama lima tahun ke depan, peningkatan kasus kematian masing-masing sebanyak 10 persen, 20 persen, dan 36 persen. Jumlah ini akan serupa dengan dampak langsung pandemi virus corona.

Penelitian berjudul The Potential Impact of the COVID-19 Epidemic on HIV, TB and Malaria in Low- and Middle-Income Countries ini dilakukan oleh WHO dan Abdul Latif Jameel Institute for Disease and Emergency Analytics.

Dilansir dari The Health Site, studi ini telah diterbitkan dalam jurnal The Lancet Global Health.

Profesor Timothy Hallett dari Imperial College London yang ikut memimpin studi pemodelan mencatat, bahkan gangguan jangka pendek dapat memiliki konsekuensi parah di negara dengan kasus malaria tinggi dan epidemi HIV serta TB besar.

Dia juga khawatir pandemi Covid-19 dapat membatalkan beberapa kemajuan signifikan terhadap penyakit yang telah dikembangkan selama dua dekade terakhir.

Gejala malaria pada anak. (Shutterstock)
Gejala nyamuk malaria (Shutterstock)

Untuk mencegahnya, Hallet menyarankan negara-negara harus berusaha mempertahankan layanan kesehatan inti dan terus menerapkan langkah-langkah pencegahan terhadap penyakit tersebut.

Di sisi lain, ada beberapa poin utama yang disorot dalam penelitian ini:

1. Dampak terbesar terkait HIV adalah adanya kendala dalam pasokan antiretroviral obat AIDS. Lebih dari sepertiga negara di dunia dikatakan sudah berisiko kehabisan ARV.

baca juga

2. Pada malaria, dampak terbesar berasal dari distribusi jaring yang diberi insektisida. Jaring ini mencegah nyamuk pembawa malaria menggigitnya.

3.  Untuk tuberkulosis, dampak terbesar berasal dari pengurangan diagnosis tepat waktu dan pengobatan kasus baru.

Ilustrasi virus HIV. (Shutterstock)
Ilustrasi HIV. (Shutterstock)

Beberapa ahli juga menyampaikan kekhawatiran bahwa program pengendalian TB akan teganggu karena pengalihan sumber daya untuk manajemen Covid-19.

"Mempertahankan kegiatan pencegahan yang paling kritis dan layanan perawatan kesehatan untuk HIV, tuberkulosis, dan malaria dapat secara substansial mengurangi dampak keseluruhan pandemi Covid-19," catat peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Bikin Calon Wisatawan Tak Hanya 'Ributkan' Harga

Pandemi Covid-19 Bikin Calon Wisatawan Tak Hanya 'Ributkan' Harga

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2020 | 12:26 WIB

Pandemi Covid-19 Bikin Program Vaksin Difteri dan Tetanus Menurun Drastis

Pandemi Covid-19 Bikin Program Vaksin Difteri dan Tetanus Menurun Drastis

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 12:05 WIB

Studi: Tingkat Perselingkuhan Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Studi: Tingkat Perselingkuhan Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 13:11 WIB

Terkini

Perhitungan Tarif Kapal Feri Bakal Seperti Pesawat, Bakal Lebih Mahal?

Perhitungan Tarif Kapal Feri Bakal Seperti Pesawat, Bakal Lebih Mahal?

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Harapan Hingga Kehancuran: Kesegaran Unik dalam Resident Evil (2026)

Harapan Hingga Kehancuran: Kesegaran Unik dalam Resident Evil (2026)

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Prabowo Tendang Status PSN PIK 2 Milik Aguan, PANI Ungkap Kondisi Bisnis

Prabowo Tendang Status PSN PIK 2 Milik Aguan, PANI Ungkap Kondisi Bisnis

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Thailand Ludes Terjual

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Thailand Ludes Terjual

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Copet Lintas Daerah Diduga Buru Kerumunan Jamaah Haul Solo, Dua Pria Dibekuk Polisi

Copet Lintas Daerah Diduga Buru Kerumunan Jamaah Haul Solo, Dua Pria Dibekuk Polisi

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Investasi Rp3,3 Triliun, PLTS Akan Dibangun di 10 Lokasi Sulawesi Tengah

Investasi Rp3,3 Triliun, PLTS Akan Dibangun di 10 Lokasi Sulawesi Tengah

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Gianni Infantino Temui Prabowo Subianto Bahas Masa Depan Sepak Bola ASEAN

Gianni Infantino Temui Prabowo Subianto Bahas Masa Depan Sepak Bola ASEAN

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:40 WIB

PELOPOR BRI 2026 Perkuat Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik

PELOPOR BRI 2026 Perkuat Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik

Jakarta | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara

Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:39 WIB

BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:36 WIB

×