Udara Kering dan Pemanas Ruangan Bisa Perburuk Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 22 Juli 2020 | 15:40 WIB
Udara Kering dan Pemanas Ruangan Bisa Perburuk Virus Corona Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Virus corona Covid-19 berkembang lebih buruk dalam cuaca dingin, karena udara kering dari pemanas sentral dalam ruangan bisa mempercepat penyebaran virus.

Sebelumnya, analisis menunjukkan bawa tingkat keparahan virus corona Covid-19 akan menurun pada cuaca yang lebih hangat atau musim panas.

Tetapi, para ahli memperingatkan bahwa analisis itu bisa melukiskan gambaran suram karena musim berubah menjadi lebih dingin di tengah pandemi virus corona Covid-19 yang belum usai.

Para peneliti pun menganalisis data dari 6.914 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit dengan virus corona Covid-19 di Kroasia, Spanyol, Italia, Finlandia, Polandia, Jerman, Inggris dan China.

Mereka memetakan analisis ini sesuai suhu lokal dan memperkirakan kelembapan dalam udara. Mereka pun menemukan bahwa pasien dalam kondisi parah yang dibawa ke rumah sakit, masuk ke ICU dan membutuhkan ventilator pun menurun di sebagian besar negara-negara Eropa selama pandemi, akibat transisi dari musim dingin ke awal musim panas.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Penelitian yang belum ditinjau oleh rekan sejawat menunjukkan adanya penurunan tingkat kematian akibat penyakit tersebut.

Para peneliti King's College London, mengatakan ada sekitar 15 persen penurunan angka kematian untuk setiap kenaikan suhu satu derajat celcius.

Sebaliknya, tingkat keparahan gejala dan angka kematian tetap konstan di China selama gelombang pertama pandemi virus corona Covid-19. Hal itu terjadi di sepanjang musim dingin.

Penelitian ini juga melihat data lebih dari 37 ribu pengguna aplikasi Covid Symptom Study yang melaporkan gejala virus corona Covid-19 secara konsisten.

baca juga

Hasilnya, menunjukkan adanya penurunan serupa dalam keparahan gejala yang terjadi sejak Maret hingga Mei 2020 ketika suhu cuaca di Inggis naik.

Menurut para peneliti, perubahan jumlah kasus virus corona Covid-19 itu terlalu banyak dijabarkan bila dihubungkan dengan pengobatan penyakit, usia pasien atau rumah sakit.

Kondisi itu cukup menunjukkan adanya pengaruh suhu cuaca atau musiman pada pertumbuhan virus corona Covid-19. Meskipun virus ini dapat dengan jelas menyebar di negara-negara panas dan lembap di Asia Timur.

Tapi, tidak ada keparahan dan kematian akibat penyakit ini lebih rendah daripada dii Eropa dan daerah beriklim sedang lainnya.

Para peneliti pun mengatakan mesin pemanas dalam ruangan selama musim dingin bisa berkontribusi pada penyebaran penyakit. Karena, pemanas ruangan itu mengeringkan penghalang lendir pelindung di dalam hidung dan saluran udara. Sehingga infeksi virus corona Covid-19 lebih mudah terjadi.

"Temuan kami menunjukkan peran musiman atau suhu cuaca dalam transmisi dan tingkat keparahan virus corona Covid-19. Temuan ini juga berpendapat peningkatan kelembapan dan hidrasi sebagai cara untuk memerangi virus," jelas Dr Gordan Lauc, profesor biokimia dan biologi molekuler di Universitas Zagreb dikutip dari The Sun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Aksi KPU Tangani Pemilih Bandel Tak Bermasker hingga Bersuhu Tinggi

Begini Aksi KPU Tangani Pemilih Bandel Tak Bermasker hingga Bersuhu Tinggi

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:55 WIB

RSD Wisma Atlet Rawat 1.389 Pasien, Positif Corona Bertambah 61 Orang

RSD Wisma Atlet Rawat 1.389 Pasien, Positif Corona Bertambah 61 Orang

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:05 WIB

Benarkah Rambut Rontok Tanda Virus Corona Covid-19? Ini Penjelasannya!

Benarkah Rambut Rontok Tanda Virus Corona Covid-19? Ini Penjelasannya!

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:16 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×