Ngeri, Virus Corona Jadi Salah Satu Sebab Kematian Tertinggi di AS

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 25 Juli 2020 | 13:15 WIB
Ngeri, Virus Corona Jadi Salah Satu Sebab Kematian Tertinggi di AS
Ilustrasi kematian akibat Covid-19. (Adriana Thomasa Carballo/AFP)

Suara.com - Virus corona disebut menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Amerika Serikat. Meski demikian, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit tidak dapat mengatakan dengan pasti sampai akhir tahun.

Namun, ahli statistik terkemuka dengan agensi mengkonfirmasi bahwa mereka mengantisipasi bahwa Covid-19 bisa masuk ke daftar 10 besar.

"Kami tahu bahwa berdasarkan kematian Covid-19 sejauh ini pada tahun 2020, itu akan berakhir sebagai penyebab kematian 10 teratas, tetapi tidak akan tahu persis seberapa tinggi itu akan peringkat sampai tahun depan," kata para ahli data CDC dilansir dari NY Post.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Mereka menjelaskan, penyakit jantung dan kanker, merupakan dua penyebab utama kematian di AS. Keduanya menyumbang lebih dari setengah dari semua kematian di AS setiap tahun dan itu diperkirakan tidak akan berubah.

Para peneliti mendasarkan peringkat mereka pada sertifikat kematian yang dikeluarkan selama tahun kalender penuh. Meski demikian, mereka menyebut tidak akan tahu cakupan penuh dampak Covid-19 hingga 2021.

Sejauh tahun ini, coronavirus telah dikaitkan dengan lebih dari 144.000 kematian secara nasional. Walaupun para ilmuwan data di University of Washington baru-baru ini memperkirakan jumlah itu meningkat menjadi lebih dari 200.000 pada bulan Oktober. Artinya akan menempatkan Covid-19 dengan mudah di posisi 3. .

Pada saat laporan mereka, Dr. Christopher Murray, direktur Institute for Health Metrics and Evaluation, mengatakan dalam sebuah pernyataan,

"Jika AS tidak dapat memeriksa pertumbuhan pada bulan September, kita dapat menghadapi tren yang memburuk pada bulan Oktober, November, dan bulan-bulan berikutnya jika pandemi, seperti yang kita perkirakan, mengikuti musim pneumonia. ”

Perbandingan dengan flu telah bertahan sejak awal pandemi coronavirus, tetapi melihat ke belakang telah mengungkapkan bahwa bukan itu masalahnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Kasus Covid-19, Sabtu 25 Juli 2020: 61 Persen Warga Dunia Sembuh

Update Kasus Covid-19, Sabtu 25 Juli 2020: 61 Persen Warga Dunia Sembuh

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 11:10 WIB

Diminta Karantina Malah Joget, Selebgram Diamankan Polisi

Diminta Karantina Malah Joget, Selebgram Diamankan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 10:39 WIB

Peneliti Ciptakan Virus Corona 'Baru' di Laboratorium AS, Apa Tujuannya?

Peneliti Ciptakan Virus Corona 'Baru' di Laboratorium AS, Apa Tujuannya?

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 09:57 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×