Hits: Jenis Golong Darah Paling Disukai Nyamuk, Masker Sejak Era Edo

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 25 Juli 2020 | 20:03 WIB
Hits: Jenis Golong Darah Paling Disukai Nyamuk, Masker Sejak Era Edo
Ilustrasi nyamuk. [Shutterstock]

Suara.com - Sadar atau tidak nyamuk hanya tertarik pada jenis golongan darah tertentu. Maka tidak heran jika ada seorang yang lebih sering digigit nyamuk di antara yang lain.

Sementara itu, ternyata masker telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Jepang sejak era Edo. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal heath Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya:

1. Wajib Tahu, Ini jenis Golongan Darah yang Paling Disukai Nyamuk

Ilustrasi nyamuk. (Shutterstock)
Ilustrasi nyamuk. (Shutterstock)

Sama seperti manusia, nyamuk memiliki selera untuk hal-hal tertentu, termasuk juga pada jenis darah tertentu. Dalam sebuah penelitian yang sering dikutip pada tahun 2004 yang diterbitkan dalam Journal of Medical Entomology, nyamuk lebih suka pada mereka dengan darah tipe O sebanyak 83 persen.

Selain golongan darah, para ilmuwan telah menemukan banyak faktor lain yang mungkin membuat seorang semakin lezat untuk nyamuk. Demikian seperti dilansir dari Best Life.

Baca selengkapnya

2. Tak Banyak yang Tahu, Masyarakat Jepang Sudah Pakai Masker Sejak Era Edo

Ilustrasi masyarakat Jepang menggunakan masker. (Instagram/@spurzine)
Ilustrasi masyarakat Jepang menggunakan masker. (Instagram/@spurzine)

Masker menjadi salah satu kebutuhan wajib selama pandemi virus corona atau Covid-19. Penggunaan masker ini dimaksudkan untuk mengindari risiko penularan virus corona.

Menariknya, setiap orang ataupun bahkan setiap negara punya tingkat kedisiplinan menggunakan masker yang berbeda. Salah satu contoh penggunaan masker yang baik ialah dari masyarakat Jepang.

baca juga

Baca selengkapnya

3. Jangan Pernah Pakai Face Shield Tanpa Masker, Ini Risiko Bahayanya

Pedagang menunjukkan face shield yang dijualnya  Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (11/6).  [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang menunjukkan face shield yang dijualnya Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (11/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain memakai masker banyak orang juga memakai face shield atau pelindung wajah di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Tapi untuk alasan penampilan, banyak yang akhirnya hanya menggunakan face shield tanpa menggunakan masker. 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan RI Achmad Yurianto mengatakan justru itu tidak efektif melindungi dari Covid-19. Ia mengatakan faktor penting dalam mencegah Covid-19 adalah memakai masker.

Baca selengkapnya

4. BAB Berwarna Perak, Perempuan 69 Ternyata Kena Penyakit Kanker Langka

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yakin Masker Kain Kamu Efektif Cegah Virus Corona? Tes Dulu Dengan Cara Ini

Yakin Masker Kain Kamu Efektif Cegah Virus Corona? Tes Dulu Dengan Cara Ini

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 15:05 WIB

Pria Bugil Jalan Kaki di Trotoar, Tutupi Kemaluan Pakai Masker

Pria Bugil Jalan Kaki di Trotoar, Tutupi Kemaluan Pakai Masker

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 14:02 WIB

Ternyata Masker Sekali Pakai Tidak Boleh Langsung Dibuang ke Tempat Sampah

Ternyata Masker Sekali Pakai Tidak Boleh Langsung Dibuang ke Tempat Sampah

Health | Sabtu, 25 Juli 2020 | 06:55 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×