Ortu Protes, Materi Belajar di Rumah Terlalu Banyak dan Sulit Diserap Anak

Risna Halidi

Senin, 27 Juli 2020 | 19:18 WIB
Ortu Protes, Materi Belajar di Rumah Terlalu Banyak dan Sulit Diserap Anak
Ilustrasi belajar di rumah. [Antara Foto]

Suara.com - Sejumlah orangtua wali murid di Kota Kupang, NTT menilai bahwa materi belajar daring yang diberikan guru saat belajar dari rumah sangat banyak dan membebani anak.

Apalagi jika diberikan tanpa mempertimbangkan kemampuan anak untuk menyerap materi yang diberikan.

Salah satu curhatan datang dari Canza Liza Dewi Purba, seorang ibu asal Kupang yang mengatakan bahwa anaknya saat ini berada di bangku sekolah dasar (SD) kelas II.

Setiap hari, kata Liza, buah hatinya mengerjakan tugas dan mendapatkan materi dari wali kelas dalam jumlah yang banyak.

"Akibatnya anak lebih banyak jenuhnya, kemudian juga susah diatur," katanya seperti yang Suara.com kutip di Antara, Senin (27/7/2020).

Ia menjelaskan bahwa materi yang dikirimkan dilakukan secara daring, begitu pula dengan materi pekerjaan rumah atau PR.

Namun sistem pengumpulan PR dilakukan secara manual yakni orangtua harus datang ke sekolah untuk mengumpulkannya.

Sementara ujian sekolah tetap dijadwalkan yakni setiap hari Sabtu, untuk menguji kemampuan anak setelah dalam beberapa hari mendapatkan materi yang dikirim oleh guru atau wali kelasnya.

Namun kata Liza, walau metode belajar dari rumah baik guna mencegah penyebaran Covid-19, namun ia mengeluhkan materi yang diberikan sangat banyak sehingga terkadang tak semua materi mampu diserap.

baca juga

"Tetapi mau bagaimana lagi, ini harus dijalani. Dan saya lebih memilih anak saya belajar di rumah saja, dari pada harus belajar di sekolah di tengah pandemi ini. Tetapi harapan saya, agar materi yang diberikan dikurangi, sehingga anak tak jenuh dan lebih mudah untuk diatur," ujar dia.

Hal yang sama juga diakui oleh Giran Bere seorang kepala keluarga di Kota Kupang.

Ia mengaku tak mengizinkan anaknya belajar di sekolah karena bahaya Covid-19 masih ada.

"Saya lebih memilih anak saya belajar di rumah saja. Apalagi salah satu anak saya juga ada sakit asma dan paru-paru. Lebih baik menjaga dan dari pada harus membebaskan sekolah," tutur dia.

Giran mengatakan bahwa bersyukur karena istrinya adalah seorang guru juga sehingga proses belajar di rumah ditangani langsung oleh istrinya bagi dua anaknya yang masing-masing berada di kelas 2 dan kelas 6 SD.

Sistem belajar di rumah juga dilakukan dengan cara guru mengirimkan materi secara daring serta dipelajari kemudian diujikan.

Ia berharap agar pandemi ini segera berakhir sehingga aktivitas belajar di sekolah bisa kembali lagi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Besok, Selasa 28 Juli 2020: Bunyi & Telinga

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Besok, Selasa 28 Juli 2020: Bunyi & Telinga

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 18:20 WIB

Keberhasilan Anak Belajar di Rumah Sangat Tergantung pada Peran Orangtua

Keberhasilan Anak Belajar di Rumah Sangat Tergantung pada Peran Orangtua

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 17:20 WIB

Tak Butuh Internet, Siswa Sikka Belajar di Rumah Pakai Radio

Tak Butuh Internet, Siswa Sikka Belajar di Rumah Pakai Radio

News | Senin, 27 Juli 2020 | 11:33 WIB

Terkini

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

×