WHO: Mungkin Tidak Ada Senjata Ampuh untuk Melawan Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 04 Agustus 2020 | 07:22 WIB
WHO: Mungkin Tidak Ada Senjata Ampuh untuk Melawan Virus Corona
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa mungkin tidak ada senjata ampuh untuk melawan virus corona. Hal tesebut ia sampaikan dalam akun resmi Twitter WHO pada Senin (3/8/2020).

“Sejumlah vaksin sekarang dalam uji klinis fase 3 dan kami semua berharap memiliki vaksin efektif yang dapat membantu mencegah infeksi virus corona,” tulis Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada konferensi pers. 

"Namun, tidak ada peluru perak saat ini (untuk mlawan Covid-19) dan mungkin tidak akan pernah ada," tambahnya.

Melansir dari Huffpost, Tedros kemudian mendesak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi mengindari penularan wabah. Ia juga meminta agar pemerintah melakukan berbagai strategi seperti pelacakan kontak, isolasi, perawatan, dan pembatasan.

Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Sebelumnya dalam WHO juga telah memperingatkan bahwa pandemi kemungkinan akan terjadi lebih lama. 


"WHO terus menilai tingkat risiko global Covid-19 yang kini jadi sangat tinggi," kata pihak WHO dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip dari Independent.

“Kami menyoroti kemungkinan durasi panjang pandemi Covid-19 yang perlu diantisipasi  dengan memperhatikan pentingnya upaya berkelanjutan dari masyarakat, nasional, regional, dan global,” tambahnya. 

WHO memperingatkan bahwa penyebaran Covid-19 secara global masih meningkat dengan jumlah kasus dua kali lipat dalam enam minggu terakhir. Direktur Organisasi PBB itu juga memeringatkan bahwa dampak pandemi mungkin akan dirasakan sampai beberapa dekade mendatang. 

“Pandemi adalah krisis kesehatan sekali dalam seabad yang dampaknya akan terasa selama beberapa dekade mendatang,” kata Tedros.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona

Di Kudus, Bayi Laki-laki Berusia 8 Hari Meninggal karena Terpapar Corona

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2020 | 02:50 WIB

Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19

Bappenas Cek Khasiat Arak Bali untuk Pengobatan Covid-19

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 03:10 WIB

Istri Dokter Muda yang Meninggal karena Covid-19, Juga Positif Virus Corona

Istri Dokter Muda yang Meninggal karena Covid-19, Juga Positif Virus Corona

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 04:35 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×