Awas Diare Lebih dari 3 Minggu, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:28 WIB
Awas Diare Lebih dari 3 Minggu, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2!
Ilustrasi diare, BAB (shutterstock)

Suara.com - Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang paling sering dialami oleh penderita diabetes. Diabetes tipe 2 disebabkan oleh tubuh yang tidak bisa memproduksi cukup hormon insulin atau tubuh tidak bereaksi terhadap insulin.

Tanpa cukup hormon, tubuh berjuang untuk mengubah gula dalam darah menjadi energi yang bisa digunakan. Karena itu, Anda perlu mewaspadai betul gejala diabetes tipe 2.

Anda bisa berisiko menderita diabetes tipe 2 bila mengalami diare tanpa sebab. Sekitar seperempat dari semua pasien diabetes sering mengalami diare.

Tapi dilansir dari Express, tak ada satu pun yang memahami hubungan diare dengan diabetes tipe 2. Gejala diare itu dipercaya terjadi akibat kerusakan saraf.

Karena, kadar gula darah yang tinggi bisa merusak serat saraf di dalam tubuh. Anda harus membicarakannya dengan dokter bila diare berlangsung lebih dari 3 minggu.

Ilustrasi diabetes, diabetes tipe 2 (shutterstock0
Ilustrasi diabetes, diabetes tipe 2 (shutterstock)

Menurut situs medis Healthline, orang dengan salah satu bentuk diabetes mengalami banyak gejala dan komplikasi yang sama. Salah satu komplikasi itu termasuk diare.

"Penderita diabetes mungkin lebih sering buang air besar dalam jumlah besar di malam hari. Mereka juga mungkin tidak bisa mengendalikan keinginan buang air besar atau mengalami inkontinensia urine," jelasnya.

Anda harus segera menemui dokter bila sering mengalami diare tanpa sebab. Supaya dokter bisa melihat kondisi kesehatan dan kadar gula darah Anda.

Karena neuropati dianggap menghubungan antara diabetes dan diare. Sehingga mencegah kemungkinan terjadinya neuropati bisa mengurangi risiko diare persisten akibat diabetes.

baca juga

Namun, Anda belum pasti menderita diabetes bila mengalami diare. Karena, diare sangat umum dialami anak-anak dan orang dewasa akibat sakit perut.

Keracunan makanan dan gastroenteritis juga termasuk penyebab diare paling umum. Anda bisa mengatasi masalah diare ini menggunakan obat rumahan.

Banyak orang mungkin menderita diabetes tanpa menyadarinya, karena gejalanya yang kurang umum. Sedangkan gejala diabetes yang paling umum adalah luka yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh.

Penderita diabetes juga bisa mengalami rasa haus berlebih yang tidak bisa terselesaikan dengan minum dan buang air kecil yang lebih banyak daripada sebelumnya.

Anda perlu mendatangi dokter bila mengalami diare selama seminggu lebih tanpa sebab untuk mendeteksi kemungkinan diabetes tipe 2. Diagnosis dini sangat penting karena pasien bisa berisiko mengalami komplikasi mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Mengapa Penderita Diabetes Dilarang Mengonsumsi Durian

Alasan Mengapa Penderita Diabetes Dilarang Mengonsumsi Durian

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 13:49 WIB

Rendah Glikemik, Lima Makanan Sehat untuk Kontrol Gula Darah

Rendah Glikemik, Lima Makanan Sehat untuk Kontrol Gula Darah

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:29 WIB

4 Hal yang Bikin Penderita Diabetes Makin Parah Saat Positif Covid-19

4 Hal yang Bikin Penderita Diabetes Makin Parah Saat Positif Covid-19

Health | Kamis, 06 Agustus 2020 | 06:30 WIB

Terkini

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

×