Studi: Menjaga Kesehatan Jantung Juga Meningkatkan Kesehatan Mata

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 19:51 WIB
Studi: Menjaga Kesehatan Jantung Juga Meningkatkan Kesehatan Mata
Ilustrasi mata, mata sehat, perawatan sekitar mata. (Shutterstock)

Suara.com - Bak peribahasa sambil menyelam minum air, penelitian terbaru mengemukakan bahwa upaya untuk mencegah penyakit jantung rupanya juga menjanjikan dalam mencegah penyakit mata.

Dilansir dari Science Daily, temuan yang muncul dalam American Journal of Medicine ini diterbitkan oleh Elsevier, penerbit ilmu pengetahuan dan informasi kesehatan terkemuka di dunia.

Temuan menemukan kesehatan kardiovaskular yang ideal dan menunjukkan gaya hidup sehat, dikaitkan dengan kemungkinan yang lebih rendah untuk penyakit mata, terutama retinopati diabetik.

Secara global, sekitar 2,2 miliar orang menderita penyakit mata yang menyebabkan gangguan penglihatan atau kebutaan. Sekitar setengah dari kasus ini bisa dicegah.

Penyebab utama gangguan penglihatan atau kebutaan adalah degenerasi makula terkait usia, retinopati diabetik, katarak, dan glaukoma.

Kondisi kesehatan mata. (Shutterstock)
Kondisi kesehatan mata. (Shutterstock)

Kebanyakan penyakit mata menunjukkan sedikit gejala pada tahap awal dan banyak orang mungkin tidak mencari perawatan medis meskipun perawatan sudah tersedia.

"Studi sebelumnya telah mengamati hubungan antara penyakit mata dan faktor gaya hidup individu seperti merokok, obesitas, atau hipertensi," ujar ketua peneliti Duke Appiah, PhD, MPH, Departemen Kesehatan Masyarakat, Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas Tech, Lubbock, TX, AS. .

Penelitian ini menunjukkan bahwa mengikuti gaya hidup sehat dan kebiasaan perilaku dapat berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular yang baik. Pengukurannya sendiri mengacu pada resep American Heart Association untuk metrik kesehatan yang dikenal sebagai Life's Simple Seven (LS7).

Status LS7 didasarkan pada tujuh faktor risiko penyakit kardiovaskular, yakni tidak merokok, aktivitas fisik teratur, pola makan sehat, menjaga berat badan normal, dan mengontrol kadar kolesterol, tekanan darah, dan glukosa darah.

Mempraktikkan gaya hidup sehat mengacu pada LS7, ditemukan terkait dengan kemungkinan yang lebih rendah untuk degenerasi makula terkait usia, retinopati diabetik, katarak, dan glaukoma.

Individu dengan kesehatan kardiovaskular yang optimal memiliki kemungkinan 97 persen lebih rendah untuk mengalami retinopati diabetik dibandingkan dengan individu dengan kesehatan kardiovaskular yang tidak memadai.

Peneliti mengevaluasi data dari 6.118 orang dewasa berusia 40 tahun atau lebih yang mengambil bagian dalam Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional 2005-2008.

Usia rata-rata peserta adalah 57 tahun, 53 persen di antaranya adalah perempuan. Peningkatan satu unit pada skor LS7 dikaitkan dengan penurunan peluang untuk degenerasi makula terkait usia, retinopati diabetik, dan glaukoma.

"Secara keseluruhan, kami percaya bahwa pencegahan primer dan pendekatan deteksi dini penyakit mata adalah penting, mengingat lebih dari separuh kematian akibat penyakit mata dan kardiovaskular diketahui dapat dicegah," komentar rekan peneliti Noah De La Cruz, MPH, dan Obadeh Shabaneh, MPH, keduanya dari Department of Public Health, Texas Tech University Health Sciences Center, Lubbock, TX, USA.

Namun karena ada tumpang tindih yang signifikan dari faktor risiko penyakit mata dan penyakit kardiovaskular, para peneliti merekomendasikan agar skrining penyakit mata dimasukkan ke dalam skrining klinis dan berbasis populasi untuk penyakit kardiovaskular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perdarahan Pada Mata, Apa yang Harus Dilakukan?

Perdarahan Pada Mata, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Minggu, 16 Agustus 2020 | 08:10 WIB

Ingin Sistem Kardiovaskular Sehat? Ganti Daging dengan Protein Nabati!

Ingin Sistem Kardiovaskular Sehat? Ganti Daging dengan Protein Nabati!

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 10:33 WIB

Studi: Konsumsi Kebanyakan Nasi Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Studi: Konsumsi Kebanyakan Nasi Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Health | Senin, 10 Agustus 2020 | 14:28 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB