Waspada, Insomnia Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 09 September 2020 | 14:23 WIB
Waspada, Insomnia Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2
Ilustrasi insomnia (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi global yang diterbitkan dalam Diabetologia menyebutkan bahwa insomnia mungkin meningkatan risiko diabetes tipe 2. Penelitian ini disusun oleh Associate Professor Susanna Larsson dan Shuai Yuan dari Karolinska Institutet, Stockholm. 

Melansir dari Medical Xpress, para peneliti menganalisis 1.360 artikel yang relevan. Dari berbagai faktor penyebab diabetes tipe 2, insomnia menjadi faktor risiko baru. Orang dengan insomnia dikaitkan dengan peningkatan 17 persen risiko terkna diabetes tipe 2. 

Peneliti juga telah menyesuaikan insomnia dan penurunan berat badan pada risiko diabetes tipe 2. Dalam hal ini peneliti mencatat bahwa meski memiliki berat badan ideal, seseorang tetap berisiko diabetes jika mengalami insomnia, namun persentasenya turun menjadi 7 persen.  

"Penelitian kami mengkonfirmasi beberapa faktor risiko yang ditetapkan sebelumnya dan mengidentifikasi faktor risiko potensial baru untuk diabetes tipe 2 menggunakan data tingkat ringkasan terbaru," catat para peneliti. 

"Penemuan ini menginformasikan kebijakan kesehatan masyarakat untuk pencegahan primer diabetes tipe 2," imbuhnya. 

Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)
Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)

Menurut para peneliti, strategi pencegahan diabetes tipe 2 harus dilakukan dari berbagai perspektif, seperti menurunkan tingkat obesitas dan merokok, meningkatkan kesehatan mental, kualitas tidur, tingkat pendidikan, dan berat lahir.

Selain insomnia, setidaknya ada sekitar 18 faktor risiko diabetes tipe 2 yang dikemukakan oleh para peneliti. Beberapa risiko tersebut antara lain:

  • Depresi
  • Tekanan darah sistolik
  • Baru mulai merokok
  • Merokok sejak lama
  • Konsumsi kopi (kafein)
  • Kadar asam amino isoleusin
  • Valin dan leusin dalam darah
  • Enzim hati alanine aminotransferase (tanda fungsi hati)
  • Indeks massa tubuh (BMI)
  • Persentase lemak tubuh
  • Massa lemak visceral (internal) tinggi
  • Detak jantung

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jabat Tangan Tak Erat Bisa Jadi Tanda Lain Diabetes, Ini Sebabnya!

Jabat Tangan Tak Erat Bisa Jadi Tanda Lain Diabetes, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 07 September 2020 | 09:12 WIB

Hindari Diabetes yang Diderita Idan Separo, Lakukan 5 Langkah Ini!

Hindari Diabetes yang Diderita Idan Separo, Lakukan 5 Langkah Ini!

Health | Kamis, 03 September 2020 | 15:36 WIB

Cek Sekarang, Genggaman Tangan Bisa Ungkap Risiko Penyakit Diabetes

Cek Sekarang, Genggaman Tangan Bisa Ungkap Risiko Penyakit Diabetes

Health | Kamis, 03 September 2020 | 18:10 WIB

Terkini

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

×