JK Rowling Disebut Transphobia, Apa Maksudnya?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
JK Rowling Disebut Transphobia, Apa Maksudnya?
JK Rowling. (Shutterstocks)

JK rowling dianggap transphobia setelah merilis buku yang menyinggung soal transgender.

Suara.com - JK Rowling kembali dituding anti transgender atau transphobia setelah merilis buku berjudul "Troubles Blood". Buku kelima seri Cormoran Strike itu bercerita tentang seorang pria tulen yang menargetkan korban untuk menjadi mangsanya.

Pada seri sebelumnya, JK Rowling menggambarkan karakter transgender yang tidak stabil dan agresif. Kritikan inilah yang menuai pro kontra publik.

Publik berasumsi J.K Rowling seorang transphobia. Sampai akhirnya, muncul tagar J.K Rowling yang bertujuan menyentil wanita 55 tahun itu, karena menyinggung transgender dalam buku terbarunya.

Transphobia adalah ketakutan, kebencian atau ketidakpercayaan terhadap transgender. Transphobia, dilansir dari Planned Parenthood, bisa mencegah transgender dan orang-orang yang tidak sesuai gender untuk menjalani kehidupan yang bebas dari bahaya.

Baca Juga: Pandemi Virus Corona Perburuk OCD Pada Anak, Ketahui Sebabnya!

Transphobia bisa terjadi dalam berbagai bentuk, seperti:

Buku Troubled Blood JK Rowling. (Amazon)
Buku Troubled Blood JK Rowling. (Amazon)
  1. Sikap dan keyakinan negatif
  2. Kebencian dan prasangka terhadap orang transgender
  3. Ketakutan dan kesalahpahaman yang tidak rasional
  4. Tidak percaya atau mengabaikan kata ganti pilihan atau identitas gender
  5. Menghina lewat nama dan bahasa yang merendahkan
  6. Intimidasi, pelecehan dan kekerasan

Transphobia bisa menciptakan bentuk diskriminasi yang halus maupun terang-terangan. Misalnya, orang transgender mungkin ditolak oleh suatu perusahaan, perumahan atau perawatan kesehatan.

Seseorang bisa memiliki transphobia bila sering diajarkan oleh orangtua atau lingkungan keluarganya yang mendorong ide-ide negatif tentang transgender.

Beberapa orang bisa memiliki transphobia karena informasi yang salah atau tidak memiliki informasi sama sekali tentang transgender.

Mereka mungin tidak menyadari orang transgender atau masalah trans secara pribadi. Orang transgender yang stres karena mendapat perlakuan transphobia juga bisa membahayakan mereka dan menyebabkan depresi, ketakutan, kehilangan harapan hingga keinginan bunuh diri.

Baca Juga: Virus Corona Bisa Memengaruhi Otak, Begini Gejala dan Proses Terjadinya!

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS