Klaster Kantor Terbanyak Covid-19, Kemenkes: Protokol Kesehatan Kami Ketat

Vania Rossa, Luthfi Khairul Fikri

Jum'at, 18 September 2020 | 21:54 WIB
Klaster Kantor Terbanyak Covid-19, Kemenkes: Protokol Kesehatan Kami Ketat
Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Suara.com - Kantor Kementerian Kesehatan tercatat menjadi klaster kantor terbanyak penularan Covid-19, dengan 139 kasus positif. Hal ini diketahui dari situs resmi Pemprov DKI penyedia data informasi seputar corona di ibukota, corona.jakarta.go.id.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, dr. Achmad Yurianto, mengatakan pihaknya tak setuju jika Kemenkes disebut sebagai klaster perkantoran dengan penyebaran Covid-19 tertinggi.

“Kami menyayangkan dengan pemberitaan Kemenkes sebagai klaster perkantoran tertinggi karena Covid-19. Sebab, pihak kami sangat begitu ketat terhadap pegawai dalam menjalani protokol kesehatan di area kantor,” ujar Yurianto kepada Suara.com saat dihubungi melalui seluler, Jumat (18/09/2020).

Dia pun memastikan pegawai Kemenkes yang terkena Covid-19 itu bukanlah saat mereka berada di area perkantoran Kemenkes. Melainkan, saat mereka sedang berada di luar perkantoran.

Tak hanya itu, katanya, data yang tercatat merupakan akumulasi sejak bulan Mei lalu. Padahal, saat ini pegawai yang terkena Covid-19 tersebut dinyatakan telah sembuh setelah mendapatkan perawatan.

Selama ini pihaknya juga selalu intensif berkomunikasi dengan para pegawainya. Bagi yang ingin datang untuk bekerja pun akan mendapatkan pemeriksaan ketat dengan alat kesehatan yang lengkap di Kemenkes.

Selain perkantoran Kemenkes, klaster terbanyak kedua berada di Kantor Kementerian Perhubungan dengan 90 kasus Covid-19. Lalu Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jakarta Timur menyusul dengan 73 kasus Covid-19.

Tak hanya di kantor pemerintah, perusahaan swasta PT DNP juga menjadi klaster terbanyak keempat. Totalnya ada 72 kasus corona di perusahaan produksi plastik kemasan ini.

Klaster di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Bethel Indonesia, Tanah Abang, yang sempat menjadi sorotan karena siswanya banyak terpapar menjadi yang terbanyak kelima dengan 65 kasus Covid-19.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Klaster Corona Tertinggi, Kemenkes Diminta Beri Contoh

Jadi Klaster Corona Tertinggi, Kemenkes Diminta Beri Contoh

News | Jum'at, 18 September 2020 | 21:22 WIB

252 Karyawan Kemenkes Positif Covid-19, Apa yang Seharusnya Kantor Lakukan?

252 Karyawan Kemenkes Positif Covid-19, Apa yang Seharusnya Kantor Lakukan?

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 17:16 WIB

Kementerian Kesehatan Ternyata Paling Banyak Kasus Covid-19

Kementerian Kesehatan Ternyata Paling Banyak Kasus Covid-19

Video | Jum'at, 18 September 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Hari Santri, PKB Jateng Perkuat Gerakan Sosial hingga Dorong UMKM Naik Kelas

Hari Santri, PKB Jateng Perkuat Gerakan Sosial hingga Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bawa Tiner dan Knuckle, 11 Penyusup Demo Lengserkan Prabowo-Gibran Disergap di Surabaya

Bawa Tiner dan Knuckle, 11 Penyusup Demo Lengserkan Prabowo-Gibran Disergap di Surabaya

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:13 WIB

Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya

Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Botoh Pilkades Tak Lagi Judi Biasa, Jaringannya Lintas Provinsi dan Bisa Atur Kemenangan

Botoh Pilkades Tak Lagi Judi Biasa, Jaringannya Lintas Provinsi dan Bisa Atur Kemenangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka

Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Persib Bandung Apes, Peluang Bertubi-tubi Berakhir Kekalahan dari Madura United

Persib Bandung Apes, Peluang Bertubi-tubi Berakhir Kekalahan dari Madura United

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:56 WIB

Santri Bogor Dituntut Melek AI, Kemenag: Program Khusus Belum Ada

Santri Bogor Dituntut Melek AI, Kemenag: Program Khusus Belum Ada

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×