7 Cara Membantu Anak Atasi Kesedihan Akibat Ditinggal Mati Orang Tercinta

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:13 WIB
7 Cara Membantu Anak Atasi Kesedihan Akibat Ditinggal Mati Orang Tercinta
Ilustrasi anak sedih. (Shutterstock)

Suara.com - Menghadapi kematian adalah hal yang sulit bagi kebanyakan orang, termasuk orang dewasa. Sementara bagi anak-anak, memahami dan mengatasi kehilangan orang yang dicintai akan menjadi kesulitan tersendiri.

Meski kematian merupakan tema umum dalam kartun dan buku anak, tetapi anak belum sepenuhnya memahami implikasi dari kematian.

Dikutip dari Asia One, berikut cara membantu anak-anak mengatasi kehilangan yang orang yang mereka cintainya.

1. Pahami cara berduka anak berbeda dengan orang dewasa
Duka memang berat bagi semua orang, tetapi anak-anak tidak memiliki keterampilan mengatur emosi seperti orang dewasa. Anak-anak dapat berubah dari menangis pada satu saat, menjadi bahagia dan normal pada saat berikutnya. Kadang, anak-anak juga mengungkapkan amarah kepada yang meninggal tersebut. Karena merasa orang itu egois dan tidak adil dalam 'meninggalkan mereka'.

2. Sampaikan berita dengan lembut tapi jujur
Jika memungkinkan, orang yang menyampaikan berita duka harus orang yang paling dekat dengan anak. Seseorang yang dia percaya dan nyaman dengannya. Semakin muda anak, semakin literal pemahamannya. Jadi hindari menggunakan kata-kata seperti 'meninggal, dia pergi, kita kehilangan dia' dan kata kiasan lainnya. Bicaralah dengan anak kecil secara terus terang untuk menghindari kebingungan atau untuk menakut-nakuti mereka.

3. Buat sesederhana mungkin
Terlalu banyak informasi juga dapat membuat anak kecil kewalahan. Jadi biarkan mereka mengajukan pertanyaan dan Anda mengikuti petunjuk mereka sejujur mungkin.

4. Dorong mereka untuk mengungkapkan perasaannya
Mampu mengatasi kehilangan dengan cara yang sehat adalah keterampilan yang sangat berharga. Dorong anak untuk berbicara jujur tentang perasaan mereka. Demikian juga jangan menyembunyikan kesedihan Anda. Anak-anak lebih terbuka dengan perasaan mereka sendiri ketika melihat Anda jujur tentang perasaan Anda sendiri.

5. Yakinkan anak bahwa marah adalah hal yang wajar
Kadang anak-anak yang lebih kecil begitu kesal dengan kehilangan orang yang mereka cintai sehingga mungkin untuk sementara kembali mengompol atau sulit tidur. Yakinkan anak bahwa perlu waktu untuk berhenti merasa sedih dan memberinya waktu untuk sembuh dengan cara yang sehat dan mendukung secara emosional.

6. Mengingat Mendiang bersama-sama
Meskipun menyakitkan, mengingat orang yang telah meninggal adalah bagian dari kesedihan sekaligus penyembuhan. Berbagi kenangan indah membantu menyembuhkan kesedihan. Bantu anak mengenang orang yang meninggal dunia dengan mengingat perilaku baik mereka, memasang foto juga mengingat kenangan indah bersama mereka.

7. Pertahankan rutinitas normal sebanyak mungkin
Anak-anak menyukai rutinitas. Jadwal yang teratur memberi anak keamanan bahwa hidup terus berjalan. Tetap jalankan rutinitas normal untuk menjaga kehidupan anak senormal mungkin. Memiliki kegiatan harian juga akan membantu anak mengelola kehilangan orang yang dicintai dengan lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tok! Bangladesh Bakal Hukum Mati Pelaku Rudapaksa

Tok! Bangladesh Bakal Hukum Mati Pelaku Rudapaksa

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:58 WIB

Didesak Pendemo, Bangladesh Akhirnya Setujui Hukuman Mati untuk Pemerkosa

Didesak Pendemo, Bangladesh Akhirnya Setujui Hukuman Mati untuk Pemerkosa

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 05:54 WIB

Jessica Disumpahi Kena Hukuman Mati Setelah Gelar Pesta Sembuh dari Corona

Jessica Disumpahi Kena Hukuman Mati Setelah Gelar Pesta Sembuh dari Corona

Bali | Selasa, 13 Oktober 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB