Array

Berisiko Komplikasi, Wanita Hamil yang Obesitas Perlu Ubah Pola Makan!

Selasa, 10 November 2020 | 12:59 WIB
Berisiko Komplikasi, Wanita Hamil yang Obesitas Perlu Ubah Pola Makan!
Ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Wanita hamil yang obesitas berisiko tinggi mengalami masalah kesehatan. Kondisi ini meningkatkan risiko hampir semua komplikasi kehamilan, termasuk diabetes gestasional (GDM) hingga hipertensi gestasional.

Sang janin juga berisiko lebih tinggi mengalami kelahiran prematur dan beberapa cacat lahir.

Di sisi lain, dokter tidak merekomendasikan untuk menurunkan berat badan selama kehamilan. Meski begitu, ada cara untuk menurunkan risiko ini.

Dilansir dari The Health Site, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa pola makan yang lebih baik dan memperbanyak aktivitas fisik dapat mengurangi risiko tersebut.

Awalnya, peneliti dari University of Southampton, Inggris, memeriksa dampak glukosa tinggi pada wanita hamil dengan GDM dan perubahan DNA bayi.

Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]

Menurut penelitian yang terbit di jurnal PLOS Medicine, kadar glukosa tinggi pada calon ibu yang menderita GDM dapat memicu perubahan epigenetik pada janin yang sedang berkembang.

Perkembangan epigenetik mengacu pada modifikasi yang dapat mengubah struktur fisik DNA. Perubahan kimiawi pada cetak biru genetik janin dapat berdampak buruk pada calon buah hati dan menyebabkan komplikasi kesehatan.

Dari hasil ini, penulis utama studi Karen Lillycrop menemukan bahwa perbaikan pola makan dan aktivitas fisik dapat berdampak positif pada perkembangan bayi.

Berasarkan analisis data dari 550 wanita hamil dengan obesitas, mereka yang mengubah pola makan menjadi 'makanan dengan indeks glikemik rendah dan kurang cepat saat dipecah di dalam tubuh', serta makanan rendah lemak, secara metabolik lebih sehat.

Baca Juga: Cegah Anak dari Penyakit Jantung Bawaan, Ini yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil

Pola makan ini digabungkan dengan aktivitas fisik terbukti membuat sang ibu dan anaknya menjadi lebih sehat daripada yang tidak melakukannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI