Ketahui 5 Penyebab Umum Kematian Mendadak Saat Tidur

Risna Halidi

Rabu, 02 Desember 2020 | 16:42 WIB
Ketahui 5 Penyebab Umum Kematian Mendadak Saat Tidur
Ilustrasi tidur. [Shutterstock]

Suara.com - Kematian adalah hal yang pasti dialami semua mahluk hidup namun sangat sulit diprediksi. Semua orang akan menemui ajalnya tak melihat usia, kapan saja dan di mana saja termasuk saat terlelap tidur.

Dalam beberapa kasus saat seseorang meninggal dalam tidur, penyebabnya adalah penyakit yang tidak diketahui oleh keluarga, sahabat, maupun orang itu sendiri.

Kematian terjadi secara mendadak tanpa gejala atau tanda-tanda sakit sebelumnya. Mereka masih tampak sehat dan bersemangat sebelum pergi tidur. Itulah mengapa keluarga dan sahabat yang ditinggalkan biasanya sulit memercayai bahwa orang tersebut memiliki penyakit yang mengancam nyawa.

Padahal bisa jadi, gejala penyakit-penyakit yang menyebabkan kematian mendadak dalam tidur ini sudah muncul, tapi seringkali disepelekan.

Berikut adalah beberapa penyakit yang paling sering menjadi penyebab kematian saat tidur seperti yang Suara.com kutip dari Hellosehat berikut ini.

1. Sleep apnea
Gangguan tidur apnea (sleep apnea) terjadi ketika seseorang berhenti bernapas selama beberapa kali dalam tidurnya. Biasanya orang yang menderita sleep apnea akan berhenti bernapas selama sekitar sepuluh detik dan bisa berulang hingga lima kali dalam satu jam selama seseorang tertidur. 

Jika gangguan ini terus bertambah parah, tubuh bisa gagal menarik napas lagi setelah tertahan dan mengakibatkan terhentinya sistem pernapasan hingga berujung pada kematian. Beberapa faktor risiko gangguan tidur apnea adalah obesitas, gagal jantung, dan berbagai penyakit jantung.

2. Sudden cardiac arrest
Sudden cardiac arrest atau henti jantung mendadak bisa dipicu oleh kelainan dan disfungsi pada sinyal elektrik yang mengatur detak jantung. Saat hal ini terjadi, jantung berhenti memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Jika tidak langsung ditangani, henti jantung akan menyebabkan kematian.

Henti jantung dipicu oleh beberapa hal antara lain diabetes, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, serta faktor genetik. Ada beberapa gejala yang harus diwaspadai misalnya tiba-tiba jatuh pingsan, ada sejarah kematian karena penyakit jantung dalam keluarga, dan dada yang terasa nyeri.

baca juga

3. Serangan jantung
Berbeda dari henti jantung, serangan jantung tidak disebabkan oleh kesalahan pada sirkuit elektrik dalam tubuh. Serangan jantung saat tidur terjadi karena aliran darah ke otot-otot jantung terhambat sehingga jantung tidak mendapatkan suplai oksigen dari darah. Dalam beberapa kasus, jantung masih tetap berdetak tapi otot-otot yang tidak mendapatkan oksigen akan mengalami kerusakan.

Biasanya serangan jantung disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Tanda-tanda yang bisa diamati adalah rasa nyeri dan tertekan di dada atau lengan, demam, muntah-muntah, dan debaran jantung yang tidak teratur (terlalu cepat atau terlalu lambat).

4. Penggumpalan darah
Umumnya penggumpalan darah tidak membahayakan kesehatan. Tetapi, kalau darah yang menggumpal sudah menjadi terlalu besar, gumpalan tersebut akan menghalangi aliran darah. Jika aliran yang terblokir adalah pembuluh utama yang memompa darah menuju otak atau jantung, penggumpalan darah bisa berujung pada seseorang meninggal saat tidur.

Kasus penggumpalan darah yang cukup parah biasanya terjadi karena ada trauma seperti luka yang cukup serius, kulit yang tergores, atau darah yang mengental. Gejala yang tampak biasanya berupa pembengkakan, kulit yang pucat, rasa sakit, dan napas yang memburu.

5. Keracunan karbon monoksida
Penyebab kematian mendadak dalam tidur yang disebabkan oleh faktor eksternal adalah keracunan karbon monoksida. Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna atau berbau yang diproduksi oleh bahan-bahan rumah tangga seperti kompor, panggangan, pemanas air, atau mobil yang menyala.

Jika gas ini berkumpul dan terjebak dalam ruangan yang tertutup, orang yang menghirup udara yang telah terkontaminasi karbon monoksida bisa terbunuh. Beberapa kasus keracunan karbon monoksida terjadi karena pemilik rumah tertidur dan lupa mematikan kompor atau mesin mobil yang sedang dipanaskan di garasi rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Keracunan Hand Sanitizer Meningkat, Ada yang Sampai Meninggal Dunia!

Kasus Keracunan Hand Sanitizer Meningkat, Ada yang Sampai Meninggal Dunia!

Jawa Tengah | Rabu, 02 Desember 2020 | 13:01 WIB

Sering Bangun Tidur dengan Mulut Kering? Bisa Jadi Tanda Sleep Apnea!

Sering Bangun Tidur dengan Mulut Kering? Bisa Jadi Tanda Sleep Apnea!

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 12:07 WIB

Tak Sengaja Telan Hand Sanitizer Bisa Sebabkan Kematian, Ini Kata Ahli!

Tak Sengaja Telan Hand Sanitizer Bisa Sebabkan Kematian, Ini Kata Ahli!

Health | Rabu, 02 Desember 2020 | 11:40 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:52 WIB

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Bali | Rabu, 30 September 2026 | 16:50 WIB

×