Tak Sengaja Telan Hand Sanitizer Bisa Sebabkan Kematian, Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 02 Desember 2020 | 11:40 WIB
Tak Sengaja Telan Hand Sanitizer Bisa Sebabkan Kematian, Ini Kata Ahli!
Hand sanitizer (Pixabay/sweetlouise)

Suara.com - Sejak pandemi virus corona Covid-19, kebersihan tangan telah menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi diri dari penularan virus.

Para ahli juga memperingatkan bahwa semua orang perlu melindungi kelompok yang paling berisiko tertular virus corona, seperti orang lanjut usia, mereka yang memiliki kesehatan mental, anak-anak dan orang dengan demensia.

Sejumlah tempat lantas menjual banyak jenis pembersih tangan karena permintaan yang meningkat drastis ketika gelombang pertama pandemi virus corona Covid-19.

Saat ini, hand sanitizer pun sudah tersedia di sebagian besar rumah sakit, sekolah, tempat kerja hingga tempat umum.

Tapi dilansir dari The Sun, para ahli mengatakan tak sengaja menelan hand sanitizer yang tersisa di tangan bisa menyebabkan kematian.

Ilustrasi cairan hand sanitizer.[Unsplash/Tetiana SHYSHKINA]
Ilustrasi cairan hand sanitizer.[Unsplash/Tetiana SHYSHKINA]

Para peneliti dalam British Medical Journal Evidence Based Medicine, menunjukkan dua kematian yang disebabkan oleh keracunan.

Seperti yang kita ketahui, hand sanitizer berbahan dasar alkohol tersedia dalam berbagai bentuk, seperti cairan, gel, dan busa. Sebagian besar hand sanitizer mengandung 60-95 persen etil alkohol (etanol) atau 70-95 persen isopropil alkohol (isopropanol).

Studi ini menyatakan bahwa kasus keracunan hand sanitizer di Inggris naik 61 persen antara 2019 hingga 2020. Layanan Informasi Racun Nasional (NPIS) Inggris melaporkan kasus keracunan hand sanitizer yang mulanya 155 (periode 1 Januari hingga 16 September 2019) menjadi 398 (periode 1 Januari hingga 14 September 2020).

Para peneliti mengatakan dua kasus keracunan hand sanitizer terjadi di rumah sakit Inggris sebelum terjadi pandemi virus corona dan seorang pasien wanita muda di unit psikiatri.

baca juga

Sebelumnya, wanita itu telah diberi obat antidepresan dan ditemukan tewas di tempat tidurnya 3 hari kemudian dengan hand sanitizer gel di samping tempat tidurnya.

Laporan medis pun menemukan ada alkohol tingkat tinggi dalam darahnya. Kematiannya juga dikaitkan dengan konsumsi alkohol dan antidepresan venlafaxine.

Kematian kedua adalah seorang pria usia 76 tahun yang tak sengaja menelan hand sanitizer dan juga dirawat dengan mengonsumsi obat antidepresan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kematian Corona di Jawa Tengah Meroket 134,1 Persen

Angka Kematian Corona di Jawa Tengah Meroket 134,1 Persen

News | Selasa, 01 Desember 2020 | 18:53 WIB

Ilmuwan Jerman Temukan Virus Corona Covid-19 Menginfeksi Otak Lewat Hidung

Ilmuwan Jerman Temukan Virus Corona Covid-19 Menginfeksi Otak Lewat Hidung

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 14:25 WIB

Studi Sebut 1 dari 4 Orang Tak Mencuci Tangan setelah Batuk dan Bersin

Studi Sebut 1 dari 4 Orang Tak Mencuci Tangan setelah Batuk dan Bersin

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 13:17 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×