Dokter Bagikan Tips Menjaga Kebugaran Selama Pandemi Covid-19, Apa Saja?

Risna Halidi | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Senin, 14 Desember 2020 | 15:49 WIB
Dokter Bagikan Tips Menjaga Kebugaran Selama Pandemi Covid-19, Apa Saja?
Ilustrasi: Dokter Bagikan Tips Menjaga Kebugaran Selama Pandemi Covid-19, Apa Saja? [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Suara.com - Pendemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia memaksa masyarakat lebih disarankan untuk berkegiatan di rumah aja termasuk berolahraga.

Olahraga atau kegiatan fisik sendiri dianggap sangat penting karena terbukti secara ilmiah untuk menjaga kebugaran tubuh yang baik untuk imunitas melawan penyakit.

Lalu, olahraga apa yang tepat untuk dijalani kala di rumah aja?

Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia dr. Zaini K.Saragih, SpKO, punya tips tetap bugar selama pandemi. Kata Saragih, setidaknya ada empat cara untuk menjaga kebugaran selama di rumah aja.

"Di masa pandemi ini, kita harus menjaga kebugaran yang mencakup empat hal, yaitu jantung dan paru-paru (aerobik), otot dan rangka (anaerobik), keseimbangan dan koordinasi (peregangan) serta metabolisme energi (berat badan)," katanya saat bicara dalam acara webinar 'Dies Natalis FKUI 2021: Karsa dan Cita Untuk Indonesia', Senin (14/12/2020).

Lebih lanjut, kata dia, untuk menjadi bugar, maka perlu memerhatikan keseimbangan energi, aktif secara fisik dan berolahraga.

Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang dilaksanakan secara terukur dan teratur, artinya intensitas dan lamanya sesuai dengan kebiasaan, dan jika akan ditingkatkan harus dilakukan secara gradual atau bertahap.

“Jadi tidak melakukan olahraga sesuka hati, kadang berat sekali, besoknya ringan dan seterusnya, ini justru berdampak tidak baik. Semua perlu dengan keseimbangan saat berolahraga,” kata dr. Zaini Saragih.

Selain itu, dianjurkan juga tetap mematuhi protokol kesehatan yang wajib dipatuhi dalam keadaan apapun.

Namun tentu saja, olahraga atau aktivitas fisik jangan sampai dilupakan, karena mendukung kesehatan dan fungsi imunitas yang prima.

"Protokol kesehatan jangan sampai dilupakan saat berolahraga, karena mendukung kesehatan dan fungsi imunitas yang prima. Berolahragalah dengan memperhatikan kaedah yang berisiko rendah terhadap penyakit pandemi (prokes)," jelasnya.

Dia juga menyarankan masyarakat untuk berolahraga aerobic dalam 3-7 kali seminggu dengan 30-60 menit per-sesi saat berada di rumah selama pandemi.

Tidak lupa, lakukan latihan kekuatan (strength training) dan stretching setiap hari.

"Dengan begitu olahraga cukup yang ringan namun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan kesehatan mental seseorang saat di rumah salam pandemi," tutup Zaini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Mager, Olahraga 300 Menit per Minggu Efektif Turunkan Berat Badan

Jangan Mager, Olahraga 300 Menit per Minggu Efektif Turunkan Berat Badan

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 14:00 WIB

Simak, Daftar Olahraga yang Baik dan Buruk Dilakukan saat Menstruasi

Simak, Daftar Olahraga yang Baik dan Buruk Dilakukan saat Menstruasi

Health | Sabtu, 12 Desember 2020 | 11:15 WIB

Latihan Pernapasan Bisa Bantu Pasien Virus Corona, Ini Kata Ahli!

Latihan Pernapasan Bisa Bantu Pasien Virus Corona, Ini Kata Ahli!

Health | Sabtu, 12 Desember 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB