Pikiran Stres saat Liburan selama Pandemi Covid-19? Ini Saran Psikolog!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 23 Desember 2020 | 08:51 WIB
Pikiran Stres saat Liburan selama Pandemi Covid-19? Ini Saran Psikolog!
Ilustrasi stres (Pexels)

Suara.com - Kebanyakan orang mengisi waktu liburan untuk menghilangkan stres dan kekacauan pikiran. Tapi, momen liburan tahun itu tentu berbeda karena bersamaan dengan pandemi virus corona Covid-19.

Pandemi virus corona Covid-19 telah berdampak besar pada momen liburan. Karena, semua orang tidak bisa bebas berpergian dan melakukan berbagai hal yang bisa meningkatkan risiko penyebaran virus corona Covid-19.

Oleh sebab itu, baru-baru ini seorang psikolog membagikan tips terbaiknya memerangi stres terkait liburan yang diperparah oleh pandemi virus corona.

Seorang ahli psikolog di Johns Hopkins, mengatakan cara terbaik mengatasi stres adalah mengakui ada emosi yang tidak menyenangkan dan campur aduk pada tahun 2020 ini.

"Akui dan hargai saja emosi itu. Karena, kita bisa menahan emosi menyenangkan dan tidak menyenangkan secara bersamaan sehingga dengan melakukan itu kita bisa membebaskan energi dan membangun ketahanan," kata Neda Gould, psikolog klinis dan asisten profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Psikolog lainnya juga mencatat bahwa akan ada banyak wajah yang hilang atau orang meninggal pada tahun 2020 ini. Karena itu, pertemuan virtual sekarang ini yang lebih aman selama pandemi virus corona.

"Penting untuk menyadari apa yang Anda alami mungkin merupakan gejala kesedihan. Bagikan perasaan Anda karena banyak orang tahun ini yang mengalami kehilangan dalam berbagai cara," kata Susan Bowling, psikolog di Klinik Cleveland.

Susan Bowling, juga menyarankan keluarga mendiskusikan ekspektasi untuk liburan tahun ini di tengah keadaan keuangan yang sulit bagi banyak orang.

Menurutnya, ada banyak cara untuk mengisi waktu liburan sekaligus melepas stres. Selain tidur nyenya, olahraga dan memenuhi nutrisi, semua psikolog menyarankan semua orang untuk menjauhkan diri dari gadget.

"Paparan medis yang terlalu sering bisa menambah beban stres seseorang. Melihat media sosial 30 menit sekali salam 2 kali sehari itu sudah cukup untuk tetap mendapatkan informasi," kata Craig Sawchuk, psikolog di Mayo Clinic.

Selain itu, para ahli menyarankan untuk menemukan cara dengan membawa humor dan kebahagian kembali ke dalam hidup kita melalui musik, film, kerajinan, membuat kue atau melakukan perbuatan baik untuk orang lain.

"Carilah hal-hal yang akan membangkitkan emosi positif," kata Sawchuk.

Para ahli mengatakan bahwa fokus sekarang ini bisa mengatur ulang pikiran dan mengganggu siklus pikiran negatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diterpa Pandemi, Toyota Perkirakan Pasar Otomotif Turun 45 Persen di 2020

Diterpa Pandemi, Toyota Perkirakan Pasar Otomotif Turun 45 Persen di 2020

Otomotif | Selasa, 22 Desember 2020 | 23:01 WIB

Tugas Berat Sudah Menanti Budi Gunadi Sadikin

Tugas Berat Sudah Menanti Budi Gunadi Sadikin

News | Selasa, 22 Desember 2020 | 21:36 WIB

Sandiaga Uno: Tugas Bapak Presiden dan Wakil Presiden Teramat Sangat Berat

Sandiaga Uno: Tugas Bapak Presiden dan Wakil Presiden Teramat Sangat Berat

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 20:54 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB