Norovirus Bisa Menular Lebih Cepat dan Mudah, Begini Cara Mengatasinya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 05 Januari 2021 | 16:00 WIB
Norovirus Bisa Menular Lebih Cepat dan Mudah, Begini Cara Mengatasinya!
Ilustrasi virus, norovirus

Suara.com - Norovirus salah satu penyakit perut yang juga disebut sebagai kuman penyebab muntah-muntah di musim dingin.

Norovirus termasuk virus yang sangat menular dengan mudah dan bisa menyebabkan gejala tidak menyenangkan. Bahkan penyakit menular ini juga bisa mengancam jiwa.

Menurut NHS dilansir dari The Sun, Anda kemungkinan besar tertular norovirus bila merasa sakit tiba-tiba, muntah akibat proyektil (terjadi bila tekanan di dalam otak meninggi, sehingga muntahnya menyemprot jauh ke depan) dan diare berair.

Gejala lain norovirus berupa demam ringan, sakit kepala, kram menyakitkan, dan nyeri pada anggota badan. Gejala ini bisa dirasakan mulai 12 hingga 48 jam setelah terinfeksi virus.

Bagi kebanyakan orang sehat, gejala norovirus bisa berlangsung sekitar satu hingga tiga hari. Tapi, ada pula kasus parah yang virus bisa bertahan di usus selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Ilustrasi Virus, norovirus (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus, norovirus (Unsplash/CDC)

Cara penyebaran

Virus dari penyakit ini sangat mudah menyebar di tempat umum dan ditularkan ketika partikel kecil muntahan atau kotoran orang yang terinfeksi masuk ke mulut orang lain.

Kedengarannya mungkin mustahil dan menjijikan, tapi itu bisa terjadi ketika Anda menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu memasukkan tangan ke mulut. Anda juga bisa tertular dari makanan yang sudah terkontaminasi.

Anda pun berisiko tertular norovirus bila berada di dekat orang yang terinfeksi dan menghirup udara yang sama. Pada tahun 2017 silam, masyarakat Inggris sudah dihimbau untuk mewaspadai wabah norovirus.

baca juga

Cara mengatasinya

Sekarang ini belum ada obat khusus menangani norovirus, tetapu gejalanya sering hilang setelah beberapa hari.

Jika Anda merasa telah tertular, segera hubungan dokter dan tetaplah berada di rumah. Jika perawatan di rumah tak memungkinkan, Anda bisa memilih perawatan di rumah sakit agar tak membahayakan orang lain.

Tapi, Anda bisa meredakan gejala norovirus dengan melakukan beberapa langkah berikut.

  1. Minum banyak cairan dan hindari dehidrasi
  2. Minum parasetamol untuk meredakan nyeri
  3. Istirahat yang banyak
  4. Konsumsi makanan biasa
  5. Rehidrasi dengan garam rehidrasi
  6. Orang dewasa bisa mengonsumsi tablet antidiare

Norovirus bisa menyebar sangat cepat, jadi pastikan Anda terlalu mencuci tangan teratur ketika sakit. Anda juga harus tinggal di rumah setidaknya selama 48 jam setelah gejalanya hilang untuk menghindari penyebaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Disease X? Pandemi Baru di Masa Depan

Apa Itu Disease X? Pandemi Baru di Masa Depan

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:19 WIB

Ketua Satgas Imunisasi: Vaksin Covid-19 Adalah Vaksin Mati, Jangan Takut

Ketua Satgas Imunisasi: Vaksin Covid-19 Adalah Vaksin Mati, Jangan Takut

Sulsel | Selasa, 05 Januari 2021 | 13:15 WIB

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Kebocoran Pembuluh Darah Otak

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Alami Kebocoran Pembuluh Darah Otak

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 12:00 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×