Ketahui Perbedaan Arti Efikasi Vaksin dan Efektivitas Vaksin

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 12 Januari 2021 | 09:28 WIB
Ketahui Perbedaan Arti Efikasi Vaksin dan Efektivitas Vaksin
Sebagai ilustrasi: Ketahui Perbedaan Arti Efikasi Vaksin dan Efektivitas Vaksin [Suara.com/Alwan]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI baru saja mengumumkan efikasi vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Dikutip dari pernyataan Kepala BPOM Penny K. Lukito, Senin (11/1/2021) kemarin, hasil analisis uji klinis terhadap efikasi di Bandung menunjukkan angka sebesar 65,3 persen.

"Dan berdasarkan laporan dari efikasi vaksin di Turki adalah sebesar 91,25 persen serta di Brasil sebesar 78 persen," kata Kepala BPOM Penny K. Lukito melanjutkan.

Meski efikasi dari Indonesia cenderung lebih rendah dibanding uji klinis negara lain untuk mendapat izin darurat atau Emergency Use Authorization (EUA), namun angka tersebut dianggap telah memenuhi ambang batas minimal efikasi dari organisasi kesehatan dunia WHO yaitu sebesar 50 persen.

Pertanyaannya sekarang, apa perbedaan istilah efikasi vaksin dengan efektivitas vaksin?

Mengutip Medical News Today, Selasa (12/1/2021) efikasi vaksin adalah presentase atau kemampuan vaksin mengurangi dampak (gejala) keparahan penyakit pada orang yang disuntik vaksin dalam uji klinis fase 3 akhir.

Sementara efektivitas vaksin adalah upaya mengukur seberapa baik vaksin bisa bekerja saat diberikan kepada masyarakat umum, dan bukan dari kelompok orang yang menjalani uji klinis.

Efikasi vaksin dianggap sangat memengaruhi efektivitas vaksin, sehingga semakin besar persentase efikasi vaksin, akan semakin bagus efeknya bekerja untuk mengurangi penyakit yang menginfeksi masyarakat umum, seperti pandemi Covid-19.

Dengan begitu, penularan infeksi diharapkan mampu dikurangi, dan tingkat keparahan penyakit yang menyebabkan kematian bisa dikurangi dengan efikasi vaksin yang besar.

baca juga

Diketahui sebelumnya, Covid-19 bisa berisiko menyebabkan kematian bagi orang dengan penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, jantung, hingga infeksi gangguan pernapasan kronik.

Berbeda dengan efektivitas vaksin, efikasi vaksin hanya melihat bagaimana vaksin mampu bekerja pada kelompok orang yang menjalani uji klinis. Sehingga efikasi vaksin tidak bisa menggambarkan bagaimana nantinya vaksin diberi kepada masyarakat luas.

Itulah mengapa efektivitas vaksin mengendalikan pandemi Covid-19, masih belum akan diketahui sampai vaksin disuntikkan kepada masyarakat luas.

Kesimpulannya, efikasi vaksin adalah hasil dari kelompok orang yang terkontrol yang dipantau kesehatannya. Sedangkan efektivitas vaksin ialah hasil yang sesungguhnya dalam kehidupan dunia nyata.

Bisa saja dalam hasil efikasi melindungi hingga 90 persen, tapi efektivitasnya hanya 60 atau 70 persen saat disuntikkan pada masyarakat umum, banyak faktor yang mempengaruhi ini.

Seperti misalnya kesehatan si penerima vaksin, patogen atau virus penyebab penyakit yang berubah atau bermutasi.

Itu juga menjadi jawaban mengapa pengembangan dan pembuatan vaksin flu harus diperbaharui setiap tahun karena virus influenza bisa dengan cepat berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Gunakan Wadah Khusus saat Dikirim ke Daerah Riau

Vaksin Covid-19 Gunakan Wadah Khusus saat Dikirim ke Daerah Riau

Riau | Selasa, 12 Januari 2021 | 09:05 WIB

AFC Indonesia Jamin Produk Bahan Minuman Serbuknya Sesuai Standar BPOM

AFC Indonesia Jamin Produk Bahan Minuman Serbuknya Sesuai Standar BPOM

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2021 | 07:39 WIB

Solo dan Semarang Menjadi Lokasi Vaksinasi Tahap Pertama di Jateng

Solo dan Semarang Menjadi Lokasi Vaksinasi Tahap Pertama di Jateng

Surakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Perempuan Jatuh Cinta Setelah Usia 35, Mengapa Dianggap Terlambat?

Perempuan Jatuh Cinta Setelah Usia 35, Mengapa Dianggap Terlambat?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:13 WIB

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan

Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

7 Rekomendasi Pantai Gunungkidul yang Lagi Viral, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 17:10 WIB

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

Heboh Dugaan Pungli Rp250 Juta di Rutan Pondok Bambu, Ketua KPK Buka Suara

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:09 WIB

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

Tak Ditemukan Alkohol dan Sianida dalam Jasad serta Tanah Makam Sutrimo

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 17:03 WIB

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

×