Mainan Mandi Anak Bisa Simpan Banyak Bakteri, Begini Cara Mengatasinya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 19 Januari 2021 | 06:30 WIB
Mainan Mandi Anak Bisa Simpan Banyak Bakteri, Begini Cara Mengatasinya!
bebek karet, mainan mandi, mainan anak (Pixabay/Alexas_Fotos)

Suara.com - Seorang ahli mikrobiologi telah mengungkapkan bahaya tersembunyi dari mainan mandi anak-anak, seperti bebek karet yang bisa mengumpulkan bakteri dalam jumlah besar.

Cameron Jones, dokter dari Melbourne berusaha memotong bebek karet yang biasanya mengeluarkan suara menjadi dua. Ia mengungkapkan ada cairan gelap dan berjamur yang menempel di dalamnya.

Dilansir dari Metro UK, Cameron mengingatkan bahwa jamur, ragi dan bakteri yang tersembunyi di dalamnya bisa menyebabkan infeksi mata, telinga dan kulit, alergi, muntah diare dan kondisi serius lainnya.

Pesan Dr Cameron ini muncul setelah seorang ibu sebelumnya membagikan gambar sejumlah mainan mandi plastik dan karet yang dipotong menyimpan banyak kotoran.

Zat yang disebut biofilm adalah kumpulan mikroorganisme berbeda, termasuk bakteri dan jamur yang menempel satu sama lain. Mereka akan membentuk zat berlendir yang membantunya bertahan hidup dan berkembang biak.

Ilustrasi mainan bebek karet.. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi mainan bebek karet.. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Dalam kamar mandi yang lembap dan hangat, artinya hal tersebut menjadi lingkungan ideal untuk biofilm ini berkembang biak. Dr Cameron membagikan hal-hal yang bisa dilakukan orangtua untuk mencegah penumpukan biofilm.

Penelitian menemukan bahwa 70% mainan mandi mengandung biofilm hitam berlendir yang sama dan sangat berbahaya.

Cameron mengatakan bahwa udara bisa masuk ke dalam mainan jika ada lubang yang terbuka. Sehingga, ia menyarankan untuk menutup lubang mainan dengan lem atau semacamnya agar kelembapan atau kotoran tidak masuk ke dalam mainan.

Selain itu, orangtua harus rutin mengeringkan atau menjemur mainan yang digunakan anak-anak ketika mandi. Selanjutnya, jangan lupa semprot mainan anak dengan disinfektan untuk memastikan mainan itu bersin dan aman.

baca juga

Karena, seorang ibu telah membagikan pengalamannya ketika anak laki-lakinya terkena infeksi mata, yang ternyata disebabkan oleh kotoran di dalam mainan mandi anaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Main Puzzle Bagi Anak, Benarkah Dapat Mempertajam Memori?

Manfaat Main Puzzle Bagi Anak, Benarkah Dapat Mempertajam Memori?

Health | Rabu, 13 Januari 2021 | 16:34 WIB

Bukan Bunga, Miley Cyrus Malah Pakai Mainan Seks Untuk Hiasan Rumah

Bukan Bunga, Miley Cyrus Malah Pakai Mainan Seks Untuk Hiasan Rumah

Malang | Kamis, 07 Januari 2021 | 18:25 WIB

Bukan Honda Beat, Ini Motor yang Paling Sering Dicuri di Negeri Tetangga

Bukan Honda Beat, Ini Motor yang Paling Sering Dicuri di Negeri Tetangga

Otomotif | Kamis, 07 Januari 2021 | 15:32 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×