Afsel Tunda Pemberian Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Oxford, Ini Sebabnya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 08 Februari 2021 | 12:55 WIB
Afsel Tunda Pemberian Vaksin Covid-19 AstraZeneca/Oxford, Ini Sebabnya
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Suara.com - Afrika Selatan menunda peluncuran vaksin Covid-19 produksi Oxford/AstraZeneca setelah hasil studi menunjukkan vaksin hanya menawarkan perlindungan terbatas terhadap penyakit ringan yang disebabkan varian baru virus corona dari negara tersebut.

Mengacu pada data uji coba oleh Universitas Witwatersrand, vaksin AstraZeneca hanya 22% mengurangi Covid-19 ringan hingga sedang pada infeksi varian virus corona Afrika Selatan.

Padahal, pemerintah berniat memberikan suntikan AstraZeneca kepada petugas kesehatan setelah menerima satu juta dosis yang diproduksi oleh Serum Institute of India minggu lalu.

Untuk mengatasi hal ini, mereka akan menawarkan vaksin alternatif, yaitu dari Pfizer dan Johnson & Johnson dalam beberapa minggu ke depan.

"Mulai minggu depan, (dan) empat minggu ke depan, kami harapkan ada vaksin J&J, ada vaksin Pfizer. Jadi yang akan tersedia bagi petugas kesehatan adalah vaksin itu," kata Menteri Kesehatan Afrika Selatan Zweli Mkhize, dilansir dari Sky News.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Di sisi lain, para ilmuwan saat ini sedang mempertimbangkan bagaimana caranya agar vaksin AstraZeneca tetap bisa digunakan.

"Vaksin AstraZeneca akan tetap kami simpan, sampai para ilmuwan memberi kami indikasi yang jelas tentang apa yang perlu kami lakukan," sambungnya.

Di sisi lain, menteri urusan vaksin di Inggris Nadhim Zahawi mengimbau publik untuk tidak kehilangan kepercayaan terhadap kemanjuran vaksin AstraZeneca setelah adanya studi dari Afrika Selatan.

"Kita perlu menyadari meski vaksin telah mengurangi kemanjuran dalam mencegah infeksi, mungkin masih ada kemanjuran yang baik terhadap penyakit parah, rawat inap, dan kematian. Ini sangat penting untuk melindungi sistem perawatan kesehatan," tutur Zahawi.

baca juga

Ilmuwan di balik pembuatan vaksin AstraZeneca berharap versi pembaruan akan siap pada musim gugur, dan dapat melawan varian virus corona dari Afrika Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Uji Pencampuran Vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan Pfizer

Ilmuwan Uji Pencampuran Vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan Pfizer

Tekno | Senin, 08 Februari 2021 | 09:30 WIB

Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kurang Efektif pada Virus Corona Afrika Selatan

Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kurang Efektif pada Virus Corona Afrika Selatan

Health | Minggu, 07 Februari 2021 | 16:46 WIB

Peneliti Temukan Vaksin AstraZeneca Bisa Lawan Varian Virus Corona Inggris

Peneliti Temukan Vaksin AstraZeneca Bisa Lawan Varian Virus Corona Inggris

Health | Sabtu, 06 Februari 2021 | 14:19 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×