Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kurang Efektif pada Virus Corona Afrika Selatan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 07 Februari 2021 | 16:46 WIB
Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kurang Efektif pada Virus Corona Afrika Selatan
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Suara.com - Sabtu (6/2/2021), AstraZeneca mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 mereka hanya menawarkan perlindungan terbatas terhadap varian baru virus corona dari Afrika Selatan.

Hasil ini diketahui dari data awal uji coba serta studi yang dirilis oleh Universitas Witwatersrand Afrika Selatan dan Universitas Oxford.

"Dalam uji coba fase I / II kecil ini, data awal menunjukkan kemanjuran terbatas terhadap penyakit ringan terutama karena varian B.1.351 di Afrika Selatan," kata juru bicara AstraZeneca, dilansir DW.

Namun, mereka belum mengetahui efeknya terhadap penyakit parah dan pasien yang dirawat inap di rumah sakit karena subjek didominasi oleh orang muda dewasa yang sehat.

Meski begitu, AstraZeneca yakin bahwa vaksinnya dapat melindungi dari penyakit parah, mengingat aktivitas antibodi penetral itu setara dengan vaksin Covid-19 lain yang telah menunjukkan perlindungan terhadap penyakit parah.

Vaksin COVID-19 (shutterstock)
Vaksin COVID-19 (shutterstock)

The Guardian melaporkan, uji coba ini melibatkan 2.026 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok diberi vaksin dan satunya plasebo. Namun, hasil uji coba belum ditinjau oleh rekan sejawat atau peer-review.

Pengembangan uji klinis ini dilakukan agar vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca dan Universitas Oxfod dapat beradaptasi dengan varian Afrika Selatan. Jadi apabila diperlukan tambahan distribusi, akan segera dilakukan pada musim gugur mendatang.

"Universitas Oxford dan AstraZeneca telah mulai mengadaptasi vaksin terhadap varian ini dan akan berkembang pesat melalui pengembangan klinis sehingga siap untuk pengiriman musim gugur jika diperlukan," sambung juru bicara AstraZeneca.

Sementara itu, Jumat (5/2/2021) kemarin, Universitas Oxford mengatakan vaksinnya memiliki kemanjuran yang sama terhadap varian virus corona dari Inggris, seperti halnya pada varian SARS-CoV-2 sebelumnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Vaksin AstraZeneca Bisa Lawan Varian Virus Corona Inggris

Peneliti Temukan Vaksin AstraZeneca Bisa Lawan Varian Virus Corona Inggris

Health | Sabtu, 06 Februari 2021 | 14:19 WIB

Oxford/AstraZeneca Akan Modifikasi Vaksin untuk Lawan Varian Baru Corona

Oxford/AstraZeneca Akan Modifikasi Vaksin untuk Lawan Varian Baru Corona

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 14:31 WIB

Polandia Hingga Prancis Larang Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bagi Lansia

Polandia Hingga Prancis Larang Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bagi Lansia

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 18:10 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×