WHO: Vaksin AstraZeneca Aman untuk Ibu Hamil

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 11 Februari 2021 | 14:28 WIB
WHO: Vaksin AstraZeneca Aman untuk Ibu Hamil
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan mereka membutuhkan lebih banyak bukti mengenai keamanan untuk vaksinasi virus corona Covid-19, terutama pada ibu hamil. Dr Katherine O'Brien, direktur imunisasi vaksin dan biologi pun akan menyarankan vaksin Oxford/AstraZeneca untuk wanita hamil.

Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) telah mengeluarkan laporan terbaru pada 30 Desember 2020. Laporan itu menyebutkan bahwa tidak ada risiko yang berkaitan antara suntikan vaksin dengan kehamilan.

"Vaksin ini tidak bisa mereplikasi, sehingga tidak bisa menyebabkan infeksi pada ibu maupun janin dalam perutnya," kata JCVI dikutip dari Express.

Meskipun data yang tersedia tidak menunjukkan adanya masalah keamanan atau bahaya pada kehamilan. Tapi, belum ada cukup bukti untuk merekomendasikan penggunaan rutin vaksin Covid-19 selama kehamilan.

JCVI menyarankan wanita harus mempertimbangkan vaksinasi selama kehamilan, karena mereka memiliki risiko terpapar virus corona Covid-19 yang tak bisa dihindari. Apalagi jika wanita itu memiliki masalah kesehatan sebelumnya.

Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)

Pada kondisi ini, dokter harus mendiskusikan risiko dan manfaat vaksinasi dengan perempuan, terutama perihal keamanan vaksin pada ibu hamil.

"JCVI tidak menyarankan tes kehamilan rutin sebelum vaksin Covid-19. Mereka yang berencana hamil tidak perlu menghindari kehamilan setelah vaksinasi," jelasnya.

Badan Pengatur Produk Kesehatan dan Obat-obatan Inggris (MHRA), vaksin bisa dipertimbangkan untuk digunakan pada ibu hamil jika manfaatnya lebih banyak dibandingkan risikonya.

Sehingga ibu hamil juga harus mendiskusikan manfaat dan risiko vaksin Covid-19 dengan profesional medis. JCVI menegaskan bahwa, meskipun data yang tersedia tidak menunjukkan masalah keamanan atau bahaya pada kehamilan, tidak ada cukup bukti untuk merekomendasikan penggunaan rutin vaksin Covid-19 selama kehamilan.

baca juga

Sementara itu, JCVI menyarankan ibu menyusui bisa menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech atau AstraZeneca untuk melawan virus corona Covid-19.

"Manfaat perkembangan dan kesehatan menyusui harus dipertimbangkan seiring dengan kebutuhan klinis wanita untuk vaksin Covid-19. Tapi, mereka tetap berhak tahu tentang tidak adanya data keamanan tentang vaksin Covid-19 untuk ibu menyusui," jelasnya.

Royal College of Obstetricians and Gynecologists (RCOG) mengatakan bahwa pedoman baru itu menandakan ibu hamil yang merupakan pekerja kesehatan harus mempertimbangkan vaksinasi. Hal serupa juga berlaku bagi pekerja kesehatan yang masih menyusui.

Edward Morris, presiden RCOG, mengatakan pekerja kesehatan, pekerja sosial dan kelompok prioritas lainnya harus difasilitasi untuk vaksinasi. Ibu hamil sangat perlu mendapatkan perlindungan, terlepas dari mereka menerima vaksinasi atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gugat AstraZeneca Soal Vaksin, Italia Laporkan Kenaikan Kasus COVID-19

Gugat AstraZeneca Soal Vaksin, Italia Laporkan Kenaikan Kasus COVID-19

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 13:53 WIB

CDC Imbau Pakai Dua Masker, Efektif Tangkal Virus Corona Covid-19

CDC Imbau Pakai Dua Masker, Efektif Tangkal Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 12:11 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×