Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyatakan pasar makanan dan minuman artisan global diproyeksikan mencapai US$627,3 miliar pada 2032. [Suara.com/Fakhri Muflih Fuadi]
baca 10 detik
  • Wamenperin Faisol Riza menyatakan pasar makanan dan minuman artisan global diproyeksikan mencapai US$627,3 miliar pada 2032.
  • Pemerintah mendorong hilirisasi produk agro lokal seperti kopi, kakao, dan teh untuk memperluas ekspor serta menghindari status pemasok bahan mentah.
  • Indonesia membidik pasar ekspor negara BRICS termasuk India, yang meminta peningkatan ekspor produk hulu agro dan relaksasi aturan perdagangan.

Suara.com - Pemerintah tidak ingin Indonesia hanya menjadi pemasok bahan mentah di tengah pertumbuhan pasar minuman dan makanan artisan global yang diproyeksikan mencapai US$627,3 miliar pada 2032.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan Indonesia memiliki peluang untuk mengambil bagian lebih besar dari pertumbuhan pasar tersebut melalui pengembangan produk olahan berbasis sumber daya lokal.

"Pasar produk makanan dan minuman artisan global, Bapak Ibu semua, menunjukkan prospek yang sangat positif. Pada tahun 2025 nilai pasar makanan dan minuman artisan diperkirakan mencapai 332 miliar US dolar dan diproyeksikan meningkat menjadi 627,3 miliar US dolar pada tahun 2032," ujar Faisol dalam pembukaan Specialty Indonesia 2026 di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Ia menyebut, Indonesia memiliki sejumlah produk agro yang berpotensi dikembangkan menjadi produk artisan bernilai tambah. Produk tersebut mencakup olahan kakao, teh, kopi, hortikultura, susu, jeruk hingga produk fermentasi berbasis lokal.

Salah satu yang memiliki potensi besar adalah industri kopi. Indonesia tercatat sebagai produsen kopi terbesar keempat dunia. Ekspor kopi olahan Indonesia juga mencapai US$692 juta pada 2025 atau meningkat 4,36 persen.

Selain kopi, Indonesia menjadi produsen produk olahan kakao terbesar keempat dunia dan produsen biji kakao terbesar ketujuh. Sementara itu, nilai ekspor produk hortikultura mencapai US$544,8 juta pada 2025.

Pemerintah juga melihat peluang dari industri pengolahan teh. Pasar ekstrak teh disebut mencapai US$5,6 juta, sedangkan pasar suplemen teh hijau mencapai US$909,9 juta pada 2025.

Menurutnya, pengembangan industri berbasis agro dapat sekaligus membuka akses produk Indonesia ke pasar negara-negara BRICS.

"Dan kami menjadi negara pertama yang membahas atau menyampaikan usulan mengenai agro-based industry yang mudah-mudahan akan di-apa, akan diterima dan akan ditindaklanjuti dalam Presidensi BRICS berikutnya di Cina tahun ini dan tahun depan," ujar Faisol.

baca juga

Faisol mengatakan Indonesia ingin memanfaatkan kekuatan industri agro untuk memperluas pasar produk dan turunannya. Salah satu pasar yang dibidik adalah India.

"India misalnya hari ini 1,8 miliar penduduk, membutuhkan banyak sekali produk agro. Mereka sudah meminta kita untuk memperbesar ekspor kacang mete, memperbesar juga ekspor gambir, pinang dan produk-produk hulu agro," katanya.

Menurut Faisol, ukuran pasar India yang mencapai sekitar enam kali lipat pasar domestik Indonesia menjadi peluang bagi produk agro nasional. Namun, India juga meminta adanya relaksasi sejumlah aturan perdagangan karena neraca perdagangan Indonesia dengan India masih surplus.

"Tapi jangan terlalu pesimis karena kalau melihat pasar India itu enam kali lipat daripada pasar dalam negeri kita. Sejauh resiprokal diterapkan saya kira akan menguntungkan buat produk-produk Indonesia ke India," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani

Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Terkini

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

×