Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyatakan pasar makanan dan minuman artisan global diproyeksikan mencapai US$627,3 miliar pada 2032. [Suara.com/Fakhri Muflih Fuadi]
baca 10 detik
  • Wamenperin Faisol Riza menyatakan pasar makanan dan minuman artisan global diproyeksikan mencapai US$627,3 miliar pada 2032.
  • Pemerintah mendorong hilirisasi produk agro lokal seperti kopi, kakao, dan teh untuk memperluas ekspor serta menghindari status pemasok bahan mentah.
  • Indonesia membidik pasar ekspor negara BRICS termasuk India, yang meminta peningkatan ekspor produk hulu agro dan relaksasi aturan perdagangan.

Suara.com - Pemerintah tidak ingin Indonesia hanya menjadi pemasok bahan mentah di tengah pertumbuhan pasar minuman dan makanan artisan global yang diproyeksikan mencapai US$627,3 miliar pada 2032.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan Indonesia memiliki peluang untuk mengambil bagian lebih besar dari pertumbuhan pasar tersebut melalui pengembangan produk olahan berbasis sumber daya lokal.

"Pasar produk makanan dan minuman artisan global, Bapak Ibu semua, menunjukkan prospek yang sangat positif. Pada tahun 2025 nilai pasar makanan dan minuman artisan diperkirakan mencapai 332 miliar US dolar dan diproyeksikan meningkat menjadi 627,3 miliar US dolar pada tahun 2032," ujar Faisol dalam pembukaan Specialty Indonesia 2026 di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Ia menyebut, Indonesia memiliki sejumlah produk agro yang berpotensi dikembangkan menjadi produk artisan bernilai tambah. Produk tersebut mencakup olahan kakao, teh, kopi, hortikultura, susu, jeruk hingga produk fermentasi berbasis lokal.

Salah satu yang memiliki potensi besar adalah industri kopi. Indonesia tercatat sebagai produsen kopi terbesar keempat dunia. Ekspor kopi olahan Indonesia juga mencapai US$692 juta pada 2025 atau meningkat 4,36 persen.

Selain kopi, Indonesia menjadi produsen produk olahan kakao terbesar keempat dunia dan produsen biji kakao terbesar ketujuh. Sementara itu, nilai ekspor produk hortikultura mencapai US$544,8 juta pada 2025.

Pemerintah juga melihat peluang dari industri pengolahan teh. Pasar ekstrak teh disebut mencapai US$5,6 juta, sedangkan pasar suplemen teh hijau mencapai US$909,9 juta pada 2025.

Menurutnya, pengembangan industri berbasis agro dapat sekaligus membuka akses produk Indonesia ke pasar negara-negara BRICS.

"Dan kami menjadi negara pertama yang membahas atau menyampaikan usulan mengenai agro-based industry yang mudah-mudahan akan di-apa, akan diterima dan akan ditindaklanjuti dalam Presidensi BRICS berikutnya di Cina tahun ini dan tahun depan," ujar Faisol.

baca juga

Faisol mengatakan Indonesia ingin memanfaatkan kekuatan industri agro untuk memperluas pasar produk dan turunannya. Salah satu pasar yang dibidik adalah India.

"India misalnya hari ini 1,8 miliar penduduk, membutuhkan banyak sekali produk agro. Mereka sudah meminta kita untuk memperbesar ekspor kacang mete, memperbesar juga ekspor gambir, pinang dan produk-produk hulu agro," katanya.

Menurut Faisol, ukuran pasar India yang mencapai sekitar enam kali lipat pasar domestik Indonesia menjadi peluang bagi produk agro nasional. Namun, India juga meminta adanya relaksasi sejumlah aturan perdagangan karena neraca perdagangan Indonesia dengan India masih surplus.

"Tapi jangan terlalu pesimis karena kalau melihat pasar India itu enam kali lipat daripada pasar dalam negeri kita. Sejauh resiprokal diterapkan saya kira akan menguntungkan buat produk-produk Indonesia ke India," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani

Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Terkini

Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Pejabat Pajak Simpan Uang di Deposito dan Aset

Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Pejabat Pajak Simpan Uang di Deposito dan Aset

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:26 WIB

Gara-Gara Yaman, Konflik AS-Iran Masuki Babak yang Jauh Lebih Mengerikan

Gara-Gara Yaman, Konflik AS-Iran Masuki Babak yang Jauh Lebih Mengerikan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:25 WIB

Surplus Tapi Penggilingan Bangkrut: Cara Berani Lampung Bongkar Gurita Tata Niaga Beras

Surplus Tapi Penggilingan Bangkrut: Cara Berani Lampung Bongkar Gurita Tata Niaga Beras

Lampung | Jum'at, 11 September 2026 | 11:22 WIB

Muktamar Berakhir Teduh, Gus Ipul Tekankan Sikap Kalah Terhormat dan Menang Bermartabat

Muktamar Berakhir Teduh, Gus Ipul Tekankan Sikap Kalah Terhormat dan Menang Bermartabat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:21 WIB

Politik Kampus: Laboratorium Kecil untuk Sistem Tata Negara

Politik Kampus: Laboratorium Kecil untuk Sistem Tata Negara

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 11:20 WIB

Wapres Sara Duterte Melawan: Tempuh Semua Jalur Hukum Lawan Kasus Ancaman Marcos

Wapres Sara Duterte Melawan: Tempuh Semua Jalur Hukum Lawan Kasus Ancaman Marcos

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:18 WIB

8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong

8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:16 WIB

Jumlah Korban Keracunan MBG di Pati Terus Bertambah, Kini Capai 401 Orang, Posyandu Kena Dampak

Jumlah Korban Keracunan MBG di Pati Terus Bertambah, Kini Capai 401 Orang, Posyandu Kena Dampak

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2026 | 11:15 WIB

170.000 Dokumen Rahasia Serangan 9/11 Dirilis Walikota Zohran Mamdani, Isinya Kebohongan Pejabat

170.000 Dokumen Rahasia Serangan 9/11 Dirilis Walikota Zohran Mamdani, Isinya Kebohongan Pejabat

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:14 WIB

30 Kali Teror Perempuan di Jalan Sepi, Pria Eksibisionis di Gresik Diciduk Berkat Keberanian Korban

30 Kali Teror Perempuan di Jalan Sepi, Pria Eksibisionis di Gresik Diciduk Berkat Keberanian Korban

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 11:12 WIB

×